Infografis Sebagai Media Dalam Meningkatkan Pemahaman Dan Keterlibatan Publik Bank Indonesia

Muhammad Bintang Arigia, Trie Damayanti, Anwar Sani
| Abstract views: 1982 | views: 1032

Abstract

ABSTRAK:

Suatu studi eksploratif mengenai penggunaan infografis sebagai media komunikasi kebijakan dapat membentuk ketertarikan situasi, pemahaman situasi, dan cara berperilaku publik non-ahli ekonomi terhadap informasi kebijakan ekonomi Bank Indonesia yang kompleks. Studi ini menggunakan metode penelitian gabungan dan konsep teori ‘Medium is The Message’ dari Marshall McLuhan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak lima belas (15) orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian dan simpulan penelitian yaitu infografis Bank Indonesia sudah cukup baik dalam membentuk ketertarikan situasional publik. Namun, masih terdapat beberapa aspek yang harus diperbaiki agar dapat memaksimalkan ketertarikan publik. Pada pemahaman situasional, infografis belum mampu membentuk pemahaman publik. Permasalahan ini disebabkan oleh masih banyak terdapatnya bahasa ekonomi dan keterbatasan pengetahuan umum publik mengenai dunia ekonomi. Terakhir, cara berperilaku publik terhadap informasi ekonomi belum dapat terbentuk karena tidak tercapainya pemahaman situasional oleh publik. Meskipun begitu, publik memiliki keinginan dan harapan yang cukup baik terhadap perekonomian Indonesia.

ABSTRACT:

An exploratory design about the use of infographic as an communication medium can establish situational interest, situational understanding, and public behavior by non-experts towards the information of economics complex policy. This study used Mixed Methods and Medium is The Message Theory propounded by Marshall McLuhan. The sample of this study is fifteen (15) people and use purposive sampling as the sampling technique. The results and conclusions of this research shows that infographic of Bank Indonesia has been good-enough on establishing situational interest by public. However, there is still room for improvement that can optimize more public interest. In situational understanding, infographic has not been good-enough to establish situational understanding. This problem is caused by the presence of many economics terms and languages in the infographic and the limitation of economics knowledge by the public. Lastly, the public behavior towards economics information can not be established due to the unsuccessful forming of situational understanding by the public. Even so, the public still has the desire and hope towards the economics of Indonesia. The public is willing to get involved in the efforts to maintain and improve the economics of Indonesia.

 

Keywords

Infografis; Ketertatikan Situasional; Pemahaman Situasional; Cara Berperilaku; Bank Indonesia; Infographic; Situational Interest; Situational Understanding; Public Behavior; Bank of Indonesia

Full Text:

PDF

References

Ajzen, I. (2005). Attitude Personality and Behavior, 2nd Edition. London: Open University Press.

Alwasilah, A. C. (2002). Pokoknya Kualitatif: Dasar-Dasar Merancang dan Melakukan Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT. Dunia Pustaka Jaya.

Anderson, L., & Krathwohl, D. A. (2001). Taxonomy for Learning, Teaching and Assessing: A Revision of Bloom's Taxonomy of Educational Objectives. New York: Longman.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Bungin, Burhan. (2007). Penelitian Kualitatif Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Corsini. (2002). The Dictionary of Psychology. London: Macmillan.

Creswell, J.W. (2010). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Effendy, Onong Uchjana. (2006). Ilmu, Teori, dan Filsafat Komunikasi. Bandung: Citra Aditia Bakti.

Ettema, J. S., Brown, J. W., & Luepker, R. V. (1983). Knowledge gap effects in a health information campaign. Public Opinion Quarterly, Vol. 47, 516-527.

Eveland, W. P., & Dunwoody, S. (2001). User control and structural isomorphism or disorientation and cognitive load? Learning from web versus print. Communication Research, Vol. 28, 48-78.

Fishbein, M., Ajzen, I. (1975). Belief, Attitude, Intentions and Behavior: An Introdiction to Theory and Research. California: Addison-Wesley Publishing Company, Inc.

Genova, B. K. L., & Greenberg, B. S. (1979). Interests in news and the knowledge gap. Public Opinion Quarterly, Vol. 43, 79-91.

Griffin, Emory A. (2003). A First Look at Communication Theory, 5th edition, New York: McGraw-Hill.

Guba, E. G., Lincoln, Y. S. (1981). Effective Evalution. San Francisco: Jossey Bass Publisher.

Gulo, W. (2002). Metodologi Penelitian. Jakarta: Grasindo

Hidi, S., & McLaren, J. (1990). The effect of topic and theme interestingness on the production of school expositions. In H. Mandl, E. De Corte, N. Bennett, & H.

F. Friedrich (Eds.), Learning and instruction: European research in an international context, Vol. 2.2, 295-308. Oxford: Pergamon.

Irawan, Prasetya, (2007). Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial, Jakarta: DIA FISIP UI.

Kintsch, W. (1988). The role of knowledge in discourse comprehension: A construction-integration model. Psychological Review, Vol. 95, 163-182.

Krapp, A. (1988). Interest, learning and academic achievement. Paper presented at the Third European Conference of Learning and Instruction (EARLI), Madrid, Spain.

Kwak, N. (1999). Revisiting the knowledge gap hypothesis: Education, motivation, and media use. Communication Research, Vol. 26, 385-413.

Lankow, J., Ritchie, J., Crooks, Ross. (2014). Infografis: Kedahsyatan Cara Bercerita Visual. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Littlejohn, S.W. (2008). Theories of Human Communication, 9th Edition. Diterjemahkan oleh Muhammad Yusuf Hamdun. 2009. Teori Komunikasi, Edisi Ke-9. Jakarta: Salemba Humanika.

McLuhan, M. (1962). The Gutenberg Galaxy: The Making of Typographic Man.

Toronto: University of Toronto Press.

McLuhan, M., Fiore, Q., Agel, J. (1996). The Medium is The Message: An Inventory of Effect. San Francisco: Hardwired.

McLuhan, M., Gordon, W. Terrence. (2013). Understanding Media: The Extension of Man (eBook Version). New York: Gingko Press.

Moleong, J. Lexy. (2009). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakaya.

Morissan, M.A. (2012). Metode Penelitian Survei. Jakarta: Kencana.

Mustopadidjaja A. R. (2000). Perkembangan Penerapan Studi Kebijakan. Jakarta: LAN.

Nasution, S. (2003). Metode Research, Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Notoadmodjo, S. (2003). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Peter, Paul., Olson, Jerry C. (2005). Consumer Behavior and Marketing Strategy, 6th Edition. New York: McGraw-Hill.

Nugroho, Eko. (2008). Pengenalan Teori Warna. Yogyakarta: Andi Publisher. Rakhmat, Jalaluddin. (2007). Metode Penelitian Komunikasi: Dilengkapi Dengan

Contoh Analistik Statistik. Bandung: Rosdakarya.

Silalahi, Ulber. (2012). Metode Penelitian Sosial. Bandung: Refika Aditama. Singarimbun, M., Effendi, S. (1989). Metode Penelitian Survai. Jakarta: Pustaka

LP3ES Indonesia.

Smiciklas, Mark. (2012). The Power of Infographics: Using Pictures to Communicate and Connect with Your Audiences. Indianapolis: QUE Publishing.

Sobur, Alex. (2008). Semiotika Komunikasi. Bandung: Rosdakarya Sudarsono. (1993). Kamus Filsafat dan Psikologi. Jakarta: Rineka Cipta. Sugiyono. (2005). Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta.

. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

Susetyo, Budi. (2013). Statistika untuk Analisis Data Penelitian. Bandung: Refika Aditama.

Viswanath, K., Kahn, E., Finnegan, J. R., Hertog, J., & Potter, J. (1993). Motivation and the “knowledge gap”: Effects of a campaign to reduce diet-related cancer risk. Communication Research, Vol. 20, 546-563.

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia: Edisi Ketiga. Jakarta. Balai Pustaka.

Sumber lainnya:

Bank Indonesia. Tiga Pilar Utama Bank Indonesia. Diakses pada tanggal 27 November 2015. Dapat diakses di http://www.bi.go.id/id/tentang-bi/fungsi- bi/tujuan/Contents/Default.aspx.

. Moneter. Diakses pada tanggal 27 November 2015. Dapat diakses di http://www.bi.go.id/id/moneter/Contents/Default.aspx.

. 2-2-2015. Siaran Pers: Januari 2015, Deflasi 0,24 %. Diakses pada tanggal 27 November 2015. Diunduh pada tanggal 27 November 2015. Dapat diakses di http://www.bi.go.id/id/ruang-media/siaran-pers/Default.aspx.

. 4-5-2015. BI Grafis: Infografis Inflasi bulan April 2015. Diakses pada tanggal 19 November 2015, Diunduh pada tanggal 19 November 2015. Dapat diakses di http://www.bi.go.id/id/lip/infografis/Pages/Infografis-Inflasi-April- 2015.aspx.

. 8-9-2015. BI Grafis: Infografis Inflasi bulan Agustus 2015. Diakses pada tanggal 19 November 2015. Diunduh pada tanggal 19 November 2015. Dapat diakses di

http://www.bi.go.id/id/lip/infografis/Pages/bigrafis_inflasi_0815.aspx. Duncan, Tricia. 10-12-2014. Consumable Analytics: Steps to Making Your Dashboards Delicious. Diakses pada tanggal 16 Februari 2016. Dapat diakses di http://www.relationshipone.com/consumable-analytics-steps-making- dashboards-delicious/#.Vs8rtJx97cc.

Hamid. 3-3-2015. Komprehensi Dalam Perancangan Iklan. Diakses pada tanggal 15 Februari 2016. Dapat diakses di http://cakbisnis.blogspot.co.id/2015/03/komprehensi-dalam-perancangan- iklan.html.

Maynard, Robert. 11-11-2013. Concrete Objects and Structures. Diakses pada tanggal 26 Februari 2016, Diunduh pada tanggal 26 Februari 2016. Dapat diakses di https://robmviscom1.wordpress.com/2013/11/11/concrete-objects- and-structures/

Pengertian Sistem Ekonomi, Fungsi, Macam, dan Cirinya. Diakses pada tanggal 8 September 2015. Dapat diakses di http://www.artikelsiana.com/2015/06/sistem- ekonomi-pengertian-fungsi-macam-jenis-ciri.html.

Purnomosidi, Bambang. 14-7-2012. Web Semiotics: Web as Sign System. Diakses pada tanggal 26 Februari 2016, Diunduh pada tanggal 26 Februari 2016. Dapat diakses di http://bpdp.blogspot.co.id/2012/07/web-semiotics-web-as-sign- system.html

Rubin, Pauline. 26-2-2015. Choosing the Right Color Palette for Your Brand. Diakses pada tanggal 26 Februari 2016, Diunduh pada tanggal 26 Februari 2016. Dapat diakses di http://www.firstascentdesign.com/choosing-the-right- color-palette-for-your-brand/

Stlarson. 23-4-2013. Saturation. Diakses pada tanggal 26 Februari 2016, Diunduh pada tanggal 26 Februari 2016. Dapat diakses di http://art.nmu.edu/groups/cognates/wiki/cbacc/Saturation.html

Wahid, Nur. 20-5-2012. Color Codes. Diakses pada tanggal 26 Februari 2016, Diunduh pada tanggal 26 Februari 2016. Dapat diakses di http://blog- dollar98.blogspot.co.id/2012/05/html-color-codes.html.

Wikipedia. 29-12-2015. Hue. Diakses pada tanggal 26 Februari 2016, Diunduh pada tanggal 26 Februari 2016. Dapat diakses di https://en.wikipedia.org/wiki/Hue.

Copyright (c) 2017 Jurnal Komunikasi

Refbacks

  • There are currently no refbacks.