Mengenal Indonesia Melalui Netflix Original Movie

Main Article Content

Desy Budi Utami

Abstract

Culture is one of the approached on shaping up the nation image. Movies, for example, successfully create an image of “super power” country; exotic land; not to mention the most enchanting holiday destination in the world. Convergence era bring forth the “on demand” culture, it is a situation where the citizen freely consumed any kind of cultural “menu”. As like Netflix, most Indonesian favorable online streaming media nowadays, from California. Compared to other online streaming media, Netflix made a good collaboration with global film maker to served original movie and series as one of their eminence. By doing so, Netflix also encourage its audiences to get to know more the “global culture” through the eye of its original movies. In Indonesia, Netflix officially release its premier original movies collaborating with Indonesian cinemas, titled “The Night Comes for Us”. This research is aim to point out how the trailer of “The Night Comes for us” displaying and reflecting Indonesian image with Jean Baudrillard concept of simulation. Roland Barthes semiotic analysis’s concept is also being use in this research as a bridge to understand first and second phase of Baudrillard’s concept. The research concluded that the film trailer did not representing any kind of reality, but only a certain designed of Indonesian image. The displayed image that seen on the trailer is a commodity to persuade audience to watch the movie. Image simulation displayed on the trailer is created with the motives to “win” a certain target segmentation of audience. 

 

Citra sebuah bangsa dapat dibentuk dengan berbagai cara, salah satunya dengan pendekatan kebudayaan. Lewat film misalnya, sebuah negara dapat dicitrakan sebagai bangsa “adi kuasa”, negeri yang eksotis, hingga destinasi liburan paling menyenangkan di dunia. Era konvergensi media lahirkan budaya “on demand”, dimana masyarakat bisa bebas menentukan sajian budaya apa saja yang ingin mereka konsumsi. Seperti misalnya, Netflix, layanan media streaming dari California yang mulai populer dinikmati publik Indonesia. Netflix menyajikan Netflix original movie and series, yang diproduksi oleh Netflix dan bekerjasama dengan sineas global sebagai keunggulan dibandingkan layanan streaming lainnya. Netflix mengajak penontonnya untuk mengenal kebudayaan global dengan film-film orginalnya. Di Indonesia, Netflix secara resmi dan perdana ini merilis Netflix original movie dengan judul “The Night Comes for Us”. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana cuplikan film “The Night Comes for Us” menampilan dan merefleksikan citra Indonesia dengan berpijak pada model pencitraan Jean Baudrillard yang dimulai dari tahapan representasi, ideologi, simulasi dan simulakra. Analisa semiotika Roland Barthes digunakan dalam penelitian ini sebagai jembatan untuk memahami fase pertama dan kedua pencitraan Baudrillard. Temuan yang didapatkan menjelaskan bahwa citra Indonesia yang di tampilan dalam cuplikan objek penelitian tidak mewakili realitas apapun, melainkan sebuah bentukan belaka. Citra yang ditampilkan tak lain adalah sebuah komoditas yang digunakan untuk merayu penonton. Simulasi pencitraan didasari dengan motivasi untuk “memenangkan” segmentasi pasar tertentu.

Article Details

How to Cite
Utami, D. B. (2019). Mengenal Indonesia Melalui Netflix Original Movie. Jurnal Komunikasi, 11(1), 70–80. https://doi.org/10.24912/jk.v11i1.4051
Section
Articles

References

Adorno, T & Horkheimer, M. 2002. Dialectic of Enligtenment. California : Stanford University Press

Allen, Graham. 2003. Roland Barthes. London-New York: Routledge

Anholt, Simon. 2007. Competitive Identity: The New Brand Management foNations, Cities and Regions. New York : Palgrave Macmillan

Barthes, Roland. 1972. Mythologies, terj. Annette Lavers. London : Paladin

Barthes, Roland.1977. Image, Music, Text. terj. Stephen Heath. Fontana Paperbacks

Baudrillard, Jean. 1983. Simulations. New York: Semiotext

Baudrillard, Jean. 1994. Simulacra and Simulations, terj. Sheila Faria Glaser. Michigan : The University of Michigan Press

Bourdieu, P. 1984. Distinction: A Social Critique of the Judgement of Taste, London: Routledge

Cresswell, John W. 2009. Research Design : Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approachs. London : Sage Publication

Heryanto, Ariel. 2018. Identitas dan Kenikmatan : Politik Budaya Layar Indonesia. Jakarta : KPG.

Tyron, C (2015). TV Got Better: Netflix’s Original Programming Strategies and Binge Viewing. Media Industries Journal 2.2 (2015), ISSN: 2373-9037, 104 – 116

Susee Bharathi T, Ajit I. Hyperreality as a Theme and Technique in the Film Truman Show. Global Media Journal 2018, 16:30.

Situs web :

http://www.bbc.com/culture/story/20140424-rebel-rebel-the-biker-jacket

https://media.netflix.com/en/about-netflix