Self-Esteem, Contagion Theory dan Suporter Persija Jakarta

Irlandi Paradizsa, Luki Indra Malik, Muhammad Isa, Pangeran Anugrah

Article Metrics

Abstract view : 65 times
PDF - 2 times

Abstract

This research is aiming to understand behind student motivation upon joining organization such as Jakampus UI that has a stereotype for its tendency towards violence. Within the scope of identity concept, people tends to join a group to be able to shows its identity as a person. This identity, then, become their basis for understanding their own perspective of their dignity and self-esteem. From that, this research also would like to find whether there is a connection between individual concept of self-esteem and the motivation upon joining Jakampus. This research would like to find how the student from University of Indonesia gave meaning and interpret about the supporter of Persija football club which has been attached with some kind of stereotype and the meaning of their membership inside that kind of community. The contagion theory is there to explain about the interpersonal communication process of the member of Jakampus as the effect of its self-esteem fulfilled or not. This research also use qualitative method, using the fenomenology approach. There are several findings that this research has found, which are (1) despite the rampant stereotyping from society towards supporter of Persija such as Jakampus, there is little to no effect of that stereotyping towards their motivation (2) the motivation for student to join Jakampus is to fulfill their self-esteem needs; and (3) the member of Jakampus are affected by the crowds when they are interacting within the organization.

 

Penelitian ini bertujuan untuk memahami motivasi mahasiswa dalam bergabung dengan organisasi seperti Jakampus UI yang mana distereotipkan karena tendensinya terhadap tindakan kekerasan. Dalam konsep identitas, manusia bergabung dalam kelompok tertentu untuk bisa menunjukan identitas mereka. Identitas ini lah yang kemudian dijadikan sebagai dasar oleh dirinya sendiri dalam melihat harga diri mereka. Berangkat dari situ, penelitian ini berusaha untuk menemukan apakan ada keterkaitan antara konsep self-esteem seseorang dan motivasinya dalam bergabung dengan Jakampus. Artinya, penelitian ini bertujuan untuk bagaimana proses pemaknaan mahasiswa UI terkait dengan pendukung klub bola Persija yang memiliki stereotip tertentu dan makna dari keikutsertaan mereka dalam komunitas pendukung klub tersebut di kampus. Contagion Theory dipergunakan untuk menjelaskan mengenai komunikasi antar pribadi yang terjadi di antara anggota dari Jakampus sebagai dampak dari pemenuhan self-esteem itu terpenuhi atau tidak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan secara fenomenologi. Ada beberapa temuan dari penelitian ini, yaitu (1) meskipun stereotip dari masyarakat terhadap pendukung Persija seperti Jakampus, sedikit bahkan tidak ada efek dari stereotyping tersebut terhadap motivasi mereka; (2) motivasi mahasiswa untuk ikut bergabung dengan Jakampus adalah untuk memenuhi kebutuhan self-esteem  mereka; dan (3) anggota Jakampus terdampak dari tindakan kerumunan dalam komunikasi antar pribadi mereka ketika sedang berada di dalam organisasi tersebut.

Keywords

football fans; self-esteem; contagion theory; stereotype; interpersonal communication; suporter bola; stereotip; komunikasi antar pribadi

Full Text:

PDF

References

Agriawan, D. (2016). Hubungan Fanatisme dengan Perilaku Agresi Suporter Sepak Bola. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.

Alwisol. (2004). Psikologi kepribadian Edisi Revisi. Malang: UMM Press.

Amurwonegoro, A. (2015). Perilaku Holiganisme dalam Fanatisme Suporter Sepakbola Indonesia. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Baron, R. A., & Byrne, D. E. (1991). Social psychology: Understanding human interaction . Boston: Allyn and Bacon.

Baron, R. A., & Byrne, D. R. (1991). Social Psychology: Understanding Human Interaction, 6th Edition. Boston: Allyn and Bacon.

Bordalo, P., Coffman, K., Gennaioli, N., & Shleifer, A. (2016). Stereotypes. The Quarterly Journal of Economics, 1753–1794.

Creswell, J. C. (2007). Qualitative Inquiry & Research Design: Choosing Among Five Approaches. California: Sage Publications, Inc.

Hancock, B. (2002). An Introduction to Qualitative Research. Trent Focus Group.

Handoko, A. T., & Andrianto, S. (2006). Hubungan Antara Fanatisme Positif Terhadap Klub Sepakbola Dengan Motivasi Menjadi Suporter. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

Hapsari, I., & Wibowo, I. (2015). Fanatisme Dan Agresivitas Suporter Klub Sepak Bola. Jurnal Psikologi Vol. 8 No. 1 Juni .

Hariyadi. (2013). Buku Pengembangan Diri Islami, Kepengaturan, dan Ideologi Islam. Jurnal Komunikasi Indonesia Vol. Ii (2), 99-109.

Hutama, G. G. (2015). Hubungan antara Kohesivitas Kelompok dengan Perilaku Agresi pada Kelompok Suporter Panser Biru Semarang. Salatiga: Universitas Kristen Satya Wacana.

Le Bon, G. (1897). The Crowd.

Malfaid, I. (2013). Fanatisme Suporter Sepak Bola Untuk Menanamkan Solidaritas Sosial (Studi Kasus Pada Suporter Pasoepati Kartasura). Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Mannings, J. (2017). Individual Factors Motivating People to Join Organized Violent Movements. Kansas: B.S., Franklin University.

Maslow, A. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review. 50 (4), 370–396.

Maslow, A. H. (1970). Motivation and personality. New York: Harper & Row.

Muliawan, T. (2013). Komunikasi Kelompok Suporter Bola Dalam Membentuk Kohesivitas (Studi Kasus Pada The Jakmania UNJ). Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Prakoso, B. A., & Masykur, A. M. (n.d.). Fanatisme Suporter Sepakbola Persija Jakarta. 2011.

Prasetyo, E., Mahadian, A. B., & Nurhayati, I. K. (2016). Konsep Diri Supporter Fanatik Viking Persib Club. e-Proceeding of Management : Vol.3, No.2 Agustus, 2341-2347.

Purworini, D., & Nastiti, A. D. (2018). Pembentukan Harga Diri: Analisis Presentasi Diri Pelajar SMA di Media Sosial. Jurnal Komunikasi Vol. 10, No. 1, Juli 2018, 33 – 47.

Ritchie, J., & Lewis, J. (2003). Qualitative Research Practice - A Guide for Social Science Students and Researchers. London: Sage Publications.

Safitri, A., & Andrianto, S. (2015). Hubungan Antara Kohesivitas Dengan Intensi Perilaku Agresi Pada Suporter Sepak Bola. PSIKIS-Jurnal Psikologi Islami Vol. 1 No. 2, 11-23.

Sarı, İ., Eskiler, E., & Soyer, F. (2011). Does Psychological Commitment to Team Enhance Self-esteem? An Easy Way to Raise Self-esteem. International Journal of Humanities and Social Science Vol. 1 No. 19, 187-196.

Schultz, T. P. (1981). Economics of Population. Reading, Massachussets: Addison - Wesley Publishing Co. .

Sharifirad, G. R., Rezaeian, M., Jazini, A., & Etemadi, Z. S. (2012). Knowledge, attitude and performance of academic members regarding effective communication skills in education. Journal of Education and Health Promotion Vol. 1, 1-42.

Sugiyono. (2013). Metodelogi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: ALFABETA.

Tracy, S. J. (2013). Qualitative Research Methods: Collecting Evidence, Crafting Analysis, Communicating Impact. Chichester, West Sussex,: Wiley-Blackwell.

Wibawa, P. A. (2013). Representasi Stereotip Suporter Dalam Film (Analisis Semiotika Stereotip The Jakmania dan Viking dalam Film). Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Wicaksono, B., & Prabowo, H. (2010). Kohesivitas Tim Pendukung Sepakbola Persija. Jurnal Psikologi Volume 3, No. 2, 154-160.

Yuwanto, E. (2014, September 03). Ini Hanya Permainan. Retrieved from Republika.co.id: https://www.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/17/09/04/sepakbola/liga-dunia/14/09/03/nbav2q-ini-hanya-permainan

Copyright (c) 2019 Jurnal Komunikasi
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.