ANALISIS PENGARUH KEDALAMAN FONDASI DAN SUDUT GESER TERHADAP DAYA DUKUNG FONDASI DANGKAL PADA TANAH HOMOGEN

Albert Kurniawan, Andryan Suhendra
| Abstract views: 99 | views: 86

Abstract

Well-constructed foundation must be able to resist forces that given by the structure. Foundation bearing capacity affected by some parameters and can be measured by various methods. Some methods that used in this study is Terzaghi, Meyerhof and finite element. The purpose of this study was to compare the bearing capacity value generated by these methods and the effect of parameters value variety against foundation bearing capacity. The parameters is foundation footing, friction angle and foundation depths. The highest value of foundation bearing capacity is generated by the finite element method. Bearing capacity that generated by finite element method experiences the biggest difference up to 41% compared to Terzaghi method and up to 26% biggest difference compared to Meyerhof method. Bearing capacity with friction angle 25o is 70% greater compared to 20o. Meanwhile with 30o increased to 220% compared to 20o. The value of  bearing capacity differs according to the depths used. Within 1,5m depth the value of the bearing capacity is increased 35% compared to 1m depths with square footing, Meanwhile with rectangle footing only increased by 32%. The bearing capacity value also varies depends on the footing type. Rectangle footing was increased 9 – 14% compared to square footing.

 

Sebuah fondasi yang baik harus bisa menahan gaya yang diberikan oleh strukturnya. Daya dukung fondasi dipengaruhi oleh beberapa parameter tanah dan dapat diukur dengan berbagai metode. Metode yang digunakan penulis adalah Terzaghi, Meyerhof dan elemen hingga. Dalam penulisan ini penulis ingin membandingkan daya dukung yang dihasilkan oleh metode-metode tersebut dan pengaruh dari variasi nilai parameter terhadap daya dukung fondasi. Parameter tersebut adalah jenis tapak, sudut geser dan kedalaman fondasi. Daya dukung terbesar dihasilkan oleh metode elemen hingga. Daya dukung yang dihasilkan oleh metode elemen hingga mengalami perbedaan terbesar hingga 41% jika dibandingkan dengan metode Terzaghi dan 26% perbedaan terbesar jika dibandingkan metode Meyerhof. Daya dukung dengan sudut geser 25o lebih besar 70% jika dibandingkan dengan sudut geser 20o. Sedangkan pada sudut geser 30o daya dukung mengalami kenaikan sebesar 220% jika dibandingkan dengan sudut geser 20o. Daya dukung juga berbeda tiap kedalaman fondasi.  Pada kedalaman fondasi 1,5m daya dukung mengalami kenaikan 35% jika dibandingkan pada kedalaman fondasi 1m pada fondasi bujur sangkar dan pada fondasi persegi panjang mengalami kenaikan 32%. Daya dukung juga berbeda tergantung jenis tapaknya. Pada jenis tapak fondasi persegi panjang, kapasitas daya dukung mengalami kenaikan 9 - 14% jika dibandingkan dengan jenis tapak fondasi bujur sangkar.

Keywords

shallow foundation; bearing capacity; finite element; Meyerhof; Terzaghi; fondasi dangkal; daya dukung; elemen hingga; Meyerhof; Terzaghi

Full Text:

PDF

References

Bowles, Joseph E. Analisis dan Desain Fondasi jilid 1 edisi keempat. Jakarta: Erlangga, 1992.

Budhu, Muni. Soil Mechanics and Foundation (Third Edition). New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., 2010.

Conduto, Donald P. Foundation Design Principles and Practices second edition. New Jersey: Prentice-Hall. inc., 2001.

Das, Braja M. Fundamentals of Geotechnical Engineering third edition. Spain: Chris Carson, 2007.

Desai C.S., Christian J.T. "Numerical Methods in Geotechnical Engineering." McGraw Hill, New York (1987).

Felenius, Bengt H. Basic of foundation design. Canada: Rothesay Avenue Sidney, 2014.

Hardiyatmo, Hary Christady. Teknik fondasi 1. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 1996.

Nasional, Badan Standarisasi. Standar Nasional Indonesia 8460:2017 tentang perancangan geoteknik. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional, 2017.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.