ANALISIS CARA PENINGKATAN DAYA DUKUNG FONDASI DANGKAL PADA KONSTRUKSI GEDUNG BERTINGKAT

Feric Antonius, Alfred Jonathan Susilo
| Abstract views: 156 | views: 134

Abstract

ABSTRACT

The construction of high rise buildings requires a strong foundation. High rise building construction usually requires a deep foundation which requires a large cost. Therefore, shallow foundation can be used as an alternative to replace deep foundation. The main problem that arise is the low bearing capacity of the foundation which unable to carry the load. This research conducts is to find out how to increase the bearing capacity of a square footings with several reinforcement materials for high rise buildings. The analysis bearing capacity of shallow foundation is carried out manually using the Terzaghi method and the Meyerhof and Hanna method. The results of the analysis using these two methods show that soil reinforcement materials such as stone column, crushed stone, crushed limestone, construction and demolition can increase the bearing capacity of shallow foundations. The conclusions of this research with Terzaghi method obtained that the greater the value of the friction angle and unit weight of soil from the reinforcement materials, the bearing capacity of the foundation will be even greater, while the Meyerhof and Hanna method obtained that the stronger material does not always get the greatest value of bearing capacity because it depends on the type and consistency of the soil under the reinforcement layer.

Keywords: bearing capacity; stone column; crushed stone; crushed limestone; construction and demolition

ABSTRAK

Dalam perencanaan pembangunan seperti gedung bertingkat tentunya memerlukan sebuah fondasi yang kuat. Pembangunan konstruksi gedung bertingkat biasanya memerlukan fondasi dalam tetapi memerlukan biaya yang besar. Oleh karena itu, fondasi dangkal dapat digunakan sebagai alternatif untuk menggantikan fondasi dalam. Masalah utama yang timbul dari penggunaan fondasi dangkal untuk gedung bertingkat adalah daya dukung fondasi yang rendah sehingga tidak mampu memikul gaya luar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui cara peningkatan daya dukung fondasi telapak persegi dengan beberapa material perkuatan tanah untuk gedung bertingkat. Analisis daya dukung fondasi dangkal dilakukan secara perhitungan manual menggunakan metode Terzaghi dan metode Meyerhof dan Hanna. Hasil analisis menggunakan kedua metode tersebut menunjukkan bahwa material perkuatan tanah yaitu stone column, crushed stone, crushed limestone dan construction and demolition yang digunakan dapat meningkatkan daya dukung fondasi dangkal. Kesimpulan dari penelitian ini antara lain menggunakan metode Terzaghi didapatkan bahwa semakin besar nilai sudut geser dalam dan berat jenis tanah dari material perkuatan yang digunakan maka nilai daya dukung fondasi akan semakin besar sedangkan metode Meyerhof dan Hanna didapatkan bahwa semakin kuat material belum tentu berpengaruh untuk mendapatkan nilai daya dukung yang paling besar karena dipengaruhi dengan jenis dan konsistensi tanah yang berada dibawah lapisan perkuatan tersebut.

Kata kunci: daya dukung; stone column; crushed stone; crushed limestone; construction and demolition

Keywords

bearing capacity; stone column; crushed stone; crushed limestone; construction and demolition

Full Text:

PDF

References

Afshar, J. N., Ghazavi, M., & Hemmati, K. (2010). Analytical Method for Seismic Bearing Capacity of Stone Column Reinforced Shallow Foundations. Geotechnical Engineering Commons, 1-6.

Apriliani, N. F., Baqiya, M. A., & Darminto. (2012). Pengaruh Penambahan Larutan MgCl2 pada Sintesis Kalsium Karbonat Presipitat Berbahan Dasar Batu Kapur dengan Metode Karbonasi . JURNAL SAINS DAN SENI ITS, 30 - 34.

Arulrajah, A., Disfani, M. M., Horpibulsuk, S., Suksiripattanapong, C., & Prongmanee, N. (2014). Physical Properties and Shear Strength Responses of Recycled Construction and Demolition Materials in Unbound Pavement Base or Subbase Applications. Construction and Building Materials, 245-257.

Arulrajah, A., Piratheepan, J., Disfani, M. M., & Bo, M. W. (2012). Geotechnical and Geoenvironmental Properties of Recycled Construction and Demolition Materials in Pavement Subbase Applications. Journal of Materials in Civil Engineering, 1 - 33.

Bai, X., Huang, X., & Zhang, W. (2013). Bearing Capacity of Square Footing Supported by a Geobelt-Reinforced Crushed Stone Cushion on Soft Soil. Geotextiles and Geomembranes, 1-6.

Black, J. A., Sivakumar, V., Madhav, M. R., & Hamill, G. A. (2007). Reinforced Stone Column In Weak Deposits: Laboratory model study. Journal of Geotechnical and Geoenvironmental Engineering , 1154 - 1161.

Bowles, J. E. (1988). Foundation Analysis and Design 4th Edition. McGraw-Hill.

Bowles, J. E. (1997). Foundation Analysis And Design. Singapore: McGraw-Hill.

Chen, Q., Farsakh, M. A., & Sharma, R. (2009). Experimental and Analytical Studies of Reinforced Crushed Limestone. Geotextiles and Geomembranes, 357 - 367.

Das, B. M. (2011). Principles Of Foundation Engineering Seventh Edition. United States Of America: Global Engineering.

Demir, A., & Sarici, T. (2017). Bearing Capacity of Footing Supported by Geogrid Encased Stone Columns on Soft Soil. Geomechanics and Engineering, 417 - 439.

Dwiretnani, A. (2018). Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Kerikil Untuk Meningkatkan Daya Dukung (CBR) Di Laboratorium Sebagai Bahan Timbunan. Jurnal Talenta Sipil, 41 - 49.

Farsakh, M. A., Gu, J., Voyiadjis, G., & Chen, Q. (2012). Finite Element Parametric Study on the Performance of Strip Footings on Reinforced Crushed Limestone over Embankment Soil . EJGE, 723 - 742.

Fathi, E., & Mohtasham, R. (2016). Numerical Analysis of the Reinforced Stone Column by Geosynthetic on Stability of Embankment . Geotechnical Engineering, 1-8.

Lindeburg, M. R. (2014). Civil Engineering Reference Manual for the PE Exam Fourteenth Edition. Belmont: Professional Publications, Inc.

Martini. (2009). Analisis Daya Dukung Tanah Pondasi Dangkal Dengan Beberapa Metode. MEKTEK, 75 - 87.

McKelvey, D., Sivakumar, V., Bell, A., & Graham, J. (2004). Modelling Vibrated Stone Columns in Soft Clay. Geotechnical Engineering , 137 - 149.

Murthy, V. N. (2002). Geotechnical Engineering: Principles and Practices of Soil Mechanics and Foundation Engineering. Singapore: CRC Press.

Nicholson, P. G. (2015). Soil Improvement And Ground Modification Methods. United State Of America: Elsevier Inc.

Nusantara, M. A. (2014). Analisa Daya Dukung Pondasi Dangkal Pada Tanah Lempung Menggunakan Perkuatan Anyaman Bambu dan Grid Bambu dengan Bantuan Program Plaxis. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan , 364 - 372.

Palar, H., Monintja, S., Turangan, A. E., & Sarajar, A. N. (2013). Pengaruh Pencampuran Tras dan Kapur pada Lempung Ekspansif Terhadap Nilai Daya Dukung. Jurnal Sipil Statik , 390 - 399.

Ridwan, M., & Sari, S. (2016). Analisis Penambahan Serbuk Batu Gamping Terhadap Nilai Daya Dukung Fondasi Dangkal Pada Tanah Lempung Ekspansif. Rekayasa Teknik Sipil Vol. 02, 109-117.

Sihombing, I. H. (2013). Studi Parameter Perencanaan Stone Column Untuk Perbaikan Bearing Capacity dan Settlement Pada Tanah Lempung. Jurnal Rekayasa Perencanaan, 1-6.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.