ANALISIS PERBANDINGAN METODE MATERIAL REQUIREMENTS PLANNING (MRP) DENGAN METODE PENGENDALIAN MATERIAL DI PROYEK A

Devi Aprilliana Lienardo, Oei Fuk Jin
| Abstract views: 64 | views: 51

Abstract

ABSTRACT
Planning an economical cost budget with fast work time, but not ignoring the quality of the building is the main objective of the construction project. To achieve these objectives requires proper project control, one of which is material control. Poor material control will cause work progress to be delayed, even affecting planned costs. One material control method that can be used is the Material Requirements Planning method (MRP). There are 2 types of lot sizing techniques in MRP, namely Lot For Lot (LFL) and Part Period Balancing (PPB). Based on the results of the analysis between the Material Requirements Planning (MRP) method and the project A method, it was found that the MRP method produces the most economical cost for concrete materials f’c 25 Mpa (Rp 137.415.000,00) and concrete steel (the overall cost of concrete iron is Rp. 19.993.374392,00), while for formwork material (Rp. 227.185.116,00) the project A method produces the most economical cost. Based on the analysis of the two lot sizing techniques in the Material Requirements Planning (MRP) method, the Part Period Balancing technique produces the most economical cost for all materials.

ABSTRAK
Perencanaan anggaran biaya yang ekonomis dengan waktu pekerjaan yang cepat, tetapi tidak mengesampingkan kualitas bangunan merupakan tujuan utama proyek konstruksi. Untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan pengendalian proyek yang tepat, salah satunya pengendalian material. Pengendalian material yang buruk akan menyebabkan progres pekerjaan menjadi tertunda, bahkan mempengaruhi biaya yang sudah direncanakan sebelumnya. Salah satu metode pengendalian material yang dapat digunakan adalah metode Material Requirements Planning (MRP). Ada 2 jenis teknik lot sizing pada MRP, yaitu Lot For Lot (LFL) dan Part Period Balancing (PPB). Berdasarkan hasil analisis antara metode Material Requirements Planning (MRP) dengan metode proyek A, didapati bahwa metode MRP menghasilkan biaya yang paling ekonomis untuk material beton f’c 25 Mpa (Rp 137.415.000,00) Mpa dan besi beton (biaya keseluruhan besi beton Rp. 19.993.374392,00), sedangkan untuk material bekisting (Rp. 227.185.116,00) metode proyek A menghasilkan biaya yang paling ekonomis. Berdasarkan hasil analisis antara kedua teknik lot sizing yang ada pada metode Material Requirements Planning (MRP), teknik Part Period Balancing menghasilkan biaya paling ekonomis untuk setiap material.

Keywords

Lot For Lot; Part Period Balancing; MRP; Pengendalian Material

Full Text:

PDF

References

Ginting, Rosnani. Sistem Produksi. PT Graha Ilmu:Yogyakarta, 2007.

Nasution, A.H. Manajemen Industri. PT Andi:Yogyakarta, 2006.

Indrajit, Richardus Eko, dan Richardus Djokopranoto. Materials Requirements Planning Enterprise Resource Planning dari MRP menuju ERP, 2004.

Slack, Nigel, Alistair Brandon-Jones, and Robert Johnston. Operations Management 7th edition. Pearson:New York, 2013.

Susilowati, Dwi. Manajemen Operasi. Cakrawala Budaya:Jakarta, 2017.

Wohos, Ivone Pricilia. Pengendalian Material Proyek dengan Metode Material Requirement Planning pada Pembangunan Star Square Manado. Jurnal Tekno Sipil. Vol. 12 No. 61 (Desember 2014):25-34. Universitas Sam Ratulangi Manado, 2014.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.