ANALISIS KAPASITAS JARINGAN DRAINASE DI PASAR KEMIS CIKUPA KABUPATEN TANGERANG

Daniel David Camberra Simanungkalit, Arianti Sutandi, Vittorio Kurniawan
| Abstract views: 49 | views: 44

Abstract

Urban drainage is drainage in part or entire areas (cities), which is to manage/control surface water, so that it doesn’t disturb and/or harm people. This study aims to determine the size of the existing drainage channel whether it is able to accommodate the maximum discharge from the analysis of rainfall frequency in Pasar Kemis-Cikupa area. For this reason, there are several things that need to be analyzed. First is the rainfall plan, then selection of the rainfall distribution that will be used for testing using the Chi-Square Test and Kolmogorov-Smirnov Test and the data used is the rainfall data for the past 15 years, then after testing the results obtained, the method of calculating the rainfall, can be analyzed with the Log Pearson Type-3 which obtained results is 134,36 mm with a return period of 5 years, after that the analysis continues to calculate the intensity of rainfall in this study using the mononobe method, for the next analysis is the calculation of the discharge plan 5-year return period in this study using the rational method. After all the analyzes were carried out, it was concluded that the existing drainage wasn’t able to accommodate the discharge from the hydrological plan.


Abstrak

Drainase perkotaan adalah drainase di bagian atau seluruh wilayah (kota), yang berfungsi mengelola/mengendalikan air permukaan, sehingga tidak mengganggu dan/atau merugikan masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui ukuran dari saluran drainase eksisting apakah sudah mampu menampung debit maksimum dari hasil analisis frekuensi curah hujan di daerah Pasar Kemis-Cikupa. Untuk itu ada beberapa hal yang perlu dianalisis pertama adalah curah hujan rencana, dalam pemilihan metode distribusi curah hujan rencana yang akan digunakan untuk diuji, dengan menggunakan Uji Chi-Square  dan Uji Kolmogorov-Smirnov dan data yang digunakan adalah data hujan selama 15 tahun terakhir, lalu setelah diuji didapat hasil bahwa metode perhitungan curah hujan rencana untuk data dalam penelitian ini dapat dianalisis dengan metode distribusi Log Pearson Tipe-3 yang didapat hasil sebesar 134,36 mm dengan periode ulang 5 tahun, setelah itu analisis dilanjutkan untuk perhitungan intensitas hujan yang dalam penelitian ini dengan menggunakan metode mononobe untuk analisis selanjutnya adalah perhitungan debit rencana periode ulang 5 tahun yang dalam penelitian ini menggunakan metode rasional. Setelah semua analisis tadi dilakukan didapat hasil yang menyimpulkan bahwa drainase eksisting tidak mampu lagi untuk menampung debit dari hasil hidrologi rencana.

Keywords

drainase; intensitas hujan; debit

Full Text:

PDF

References

Asdak, Chay. “Hidrologi Dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai.” Gajah Mada University Press (2002).

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Tangerang. “Pokja AMPL Kabupaten Tangerang.” Tangerang, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten. Buku Putih Sanitasi Kabupaten. Kabupaten Tangerang: Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Tangerang, 2012. 9.

Badan Standardisasi Nasional. “SNI 2415:2016.” Tata cara perhitungan debit banjir rencana (2016).

Badan Standardisasi Nasional. “SNI 8456:2017.” Sumur Dan Parit Resapan Hujan (2017).

Bappeda Kabupaten Tangerang. “Laporan Final.” Fasilitasi Penyusunan Masterplan dan DED Drainase Kabupaten Tangerang (2014).

Dinas Pemadam Kebakaran dan Bencana Kabupaten Tangerang. “Analisa Prioritas Genangan.” Laporan Final Fasilitasi Masterplan dan DED Kabupaten Tangerang (2014): IV-3.

Dinas RT/RW Kabupaten Tangerang. “Buku Putih Sanitasi Kabupaten Tangerang.” Pokja AMPL Kabupaten Tangerang (2012): 20.

Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jendreal Cipta Karya. “Buku Panduan Drainase Berbasis Masyarakat.” Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (2013).

Kottegoda, Nathabantu T. Statistics, Probability And Reliability Methods for Civil and Environmental Engineers. McGraw-Hill College, 1996.

Moduto. Desain Drainase Perkotaan Volume 1. Bandung: Departemen Teknik Lingkungan ITB, 1998.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia. “Nomor 12/PRT/M/2014.” Tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan (2014).

Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2008. “Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sumber Daya Air.” 2008.

Puji, Dwininda Arum. “Kapasitas Infiltrasi Pada Berbagi Kerapatan Tajuk Di Daerah Tangkapan Air (DTA).” Repositori Universitas Gadjah Mada (2017).

Soemarto, C.D. Hidrologi Teknik Edisi Ke-2. Jakrata: Erlangga, 1995.

Supriadi. “Analisis Genangan Air Pada Prasarana Jalan dan Kaitannya Dengan Pengembangan Wilayah Di Kota Medan.” University of Sumatera Utara Institutional Repository (2008): 10.

Suripin. Sistem Drainase Yang Berkelanjutan. Yogyakarta: Andy, 2004.

Tangerang, Dinas RT/RW Kabupaten. “Buku Putih Sanitasi Kabupaten Tangerang.” Pokja AMPL Kabupaten Tangerang (2012): 20.

Triatmodjo, Bambang. Hidrologi Terapan, Beta Offset. Yogyakarta, 2008.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.