OPTIMASI JUMLAH PRODUKSI BAJA RINGAN MENGGUNAKAN METODE LINEAR PROGRAMMING

Willis Thedra, Iwan B. Santoso
| Abstract views: 46 | views: 34

Abstract

Abstract

Linear programming can analyze various constraints related to the real conditions in the company and provide the best solution. In this research, light steel production planning is carried out for 6 working days, where there are 4 types of mild steel products with different thickness. With this method, production scheduling is obtained per day and the profit gained during the week is, when the price of raw materials is normal, a profit of Rp 179,005,800 was obtained; when the price of raw materials decreased, a profit of Rp 171,143,000 was obtained, and when the price of raw materials rose, a profit of Rp 205,766,400 was obtained. In this study several scenarios were conducted, such as scenario 1, the machine used must not be damaged on the first day of production because the production target will not be achieved, then for scenario 2 an increase in the number of requests was 10% and for scenario 3 the reduction in working hours was obtained for a maximum of one hour, if more than one hour the production target will not be achieved.


Abstrak

Pemrograman linier dapat menganalisis berbagai kendala terkait dengan kondisi nyata di perusahaan dan memberikan solusi terbaik. Pada penelitian ini dilakukan perencanaan produksi baja ringan untuk 6 hari kerja, dimana terdapat 4 jenis produk baja ringan dengan ketebalan yang berbeda-beda. Dengan metode ini didapatkan penjadwalan produksi per hari dan keuntungan yang didapat selama seminggu yaitu, pada saat harga bahan baku normal maka diperoleh keuntungan sebesar Rp 179.005.800,-; saat harga bahan baku turun diperoleh keuntungan sebesar Rp 171.143.000,-, dan saat harga bahan baku naik diperoleh keuntungan sebesar Rp 205.766.400,-. Pada penelitian ini juga dilakukan beberapa skenario seperti skenario 1 mesin yang dipakai tidak boleh mengalami kerusakan pada hari pertama produksi karena target produksi tidak akan tercapai, kemudian untuk skenario 2 peningkatan jumlah permintaan sebesar 10% dan untuk skenario 3 pengurangan jam kerja diperoleh maksimal selama satu jam, jika lebih dari satu jam maka tidak akan tercapai target produksi.


Keywords

pemrograman liniere keuntungan; perencanaan produksi; baja ringan

Full Text:

PDF

References

Hutajulu, O.P. Kajian Peramalan Permintaan dan Perencanaan Optimasi Produksi Semen pada Plant 11 PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Bogor : Institut Pertanian Bogor, 2010.

Kemenperin. Indonesia Masuk Kategori Negara Industri. (On-Line). Tersedia di https://www.kemenperin.go.id/, 2017.

Sindonews. Baja Ringan Impor Tantangan Industri Dalam Negeri. (On-Line). https://ekbis.sindonews.com/read/1334000/179/baja-ringan-impor-tantangan-industri-dalam-negeri-1535535464, 2018.

Testindo. Kerusakan Mesin Industri. (On-Line). Tersedia di https://testindo.com/article/489/kerusakan-mesin-industri, 2018.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.