ANALISIS TIMBUNAN DI ATAS LAPISAN TANAH GAMBUT DENGAN METODE PRELOADING DI KALIMANTAN TENGAH

Cristian Matthew, Chaidir Anwar Makarim
| Abstract views: 81 | views: 137

Abstract

Road Construction above peat soil will increase drastically at the end of 2019, if we don’t know the characteristic dan behavior of peat soil, many construction problems and failures will occur. Peat soil has a low bearing capacity and high deformation. This research aims to find out slope embankment stability and total settlement of the subgrade road embankment construction that calculated with guidance from Pd T-06-2004-B above peat soils in Central Kalimantan. This case study focused on one of the bore holes that had a thick layer of peat soil and then improved it using the pre incremental loading method. Slope embankment stability analysis based on Pd T-06-2004-B using the bishop simplified method produces a safety factor of 1.59 and analysis of the total settlement of the subgrade with conventional methods results in a total reduction of 0.2793 m over the 10-year embankment service period which means the pre-loading construction method meets the minimum requirements for embankment heights with elevation from subgrade +2.22 m > +1.8 m.

 

Abstrak

Pembangunan konstruksi jalan di atas tanah gambut akan meningkat secara drastis di akhir tahun 2019, apabila kita tidak mengetahui sifat dan karakteristik dari tanah gambut itu sendiri maka akan terjadi banyak masalah atau kegagalan konstruksi. Tanah gambut atau yang lebih dikenal dengan nama peat soil memiliki daya dukung tanah yang rendah dan penurunan yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas lereng timbunan dan penurunan tanah pada konstruksi timbunan jalan yang dihitung dengan pedoman Pd T-06-2004-B di atas lapisan tanah gambut di Kalimantan Tengah. Studi kasus ini difokuskan terhadap salah satu bore hole yang memiliki lapisan tanah gambut yang tebal kemudian diperbaiki dengan metode prapembebanan bertahap. Analisis stabilitas lereng timbunan berdasarkan Pd T-06-2004-B dengan menggunakan metode bishop simplified menghasilkan faktor keamanan 1.59 dan analisis penurunan total lapisan tanah dasar dengan metode konvensional menghasilkan penurunan total sebesar 0.2793 m selama masa layanan timbunan 10 tahun yang berarti metode konstruksi prapembebanan memenuhi syarat minimum ketinggian timbunan dengan elevasi dari tanah dasar +2.22 m > +1.8 m.

Keywords

gambut; timbunan; lereng; stabilitas; penurunan

Full Text:

PDF

References

ASTM International. ASTM D2976-15: Standard Test Method for pH of Peat Materials. ASTM International, , 2015.

ASTM International. ASTM D4427-92 : Standard Classification of Peat Samples by Laboratory Testing. 1st ed, ASTM International, 1992.

Astuti, Fita R.T. Analisa Stabilitas Lereng Dengan Menggunakan Simplified Bishop Method Studi Kasus Kelongsoran Ruas Jalan Batas Kota Liwa-Simpang Gunung Kemala STA.263+650, Bukit Barisan Selatan Lampung Barat. Universitas Lampung, 2016.

Budi, L.T. Pengembangan Lahan Rawa Indonesia, Bandung, 2019.

Dariah, A., et al. “Faktor Penduga Karbon Tersimpan di Lahan Gambut”. Prosiding Seminar Nasional Pengelolaan Lahan gambut Berkelanjutan, Mei 2012, pp. 213-223.

Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah. Pd T-06-2004-B: Perencanaan Konstruksi Timbunan Jalan Di Atas Tanah Gambut Dengan Metode Prapembebanan. Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah, 2004.

Hardiyatmo, H.C. Mekanika Tanah 1. Gramedia Pustaka Umum, 1992.

Mochtar, N.E., et al. “Perbedaan Perilaku Teknis Tanah Lempung dan Tanah Gambut”. ITS, 1997.

Mutalib, A.A., et al. “Characterization, Distribution and Utilization of Peat in Malaysia”. Proceedings International Symposium on Tropical Peatland, May 1991.

Rahayu, Tanjung. “Analisis Pemampatan Sekunder Pada Tanah Gambut Jambi Dengan Metode Gibson-Lo”. Jurnal Konstruksia, Vol. 4, No. 1, Desember 2012.

Santoso, Rachmadi. “Perkiraan Penurunan Konstruksi yang Dibangun Diatas Tanah Gambut”. Universitas Tarumanagara, 2008.

Schmertmann, John H. “Soil Mechanics and Foundations Division”. Proceedings of The American Society of Civil Engineers, May 1997.

Wahyunto, S., et al. Peta Sebaran Lahan Gambut, Luas dan Kandungan Karbon di Kalimantan / Map of Peatland Distribution Area and Carbon Content in Kalimantan, 2000 – 2002. Wetlands International- Indonesia Programme & Wildlife Habitat Canada (WHC), 2004.

Wibowo, A. “Peran lahan Gambut Dalam Perubahan Iklim Global”. Jurnal Tekno Hutan Tanaman, Vol. 2, No. 1, 2009, pp. 19-26.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.