ANALISIS FAKTOR DISTRIBUSI BEBAN HIDUP MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA PADA JEMBATAN SKEW

Kenny Colin Tengsejing, F.X. Supartono
| Abstract views: 22 | views: 24

Abstract

Skew adalah keadaan di mana abutmen jembatan terpasang tidak tepat tegak lurus terhadap arah lalu lintas sehingga gelagar disusun tidak dalam satu baris yang rata, melainkan ujung arah memanjang setiap gelagar disusun dengan jarak tertentu dari ujung gelagar lainnya dalam arah memanjang dan menyebabkan semua gelagar terpasang dengan bentuk susunan jajar genjang dan bukan susunan persegi. Keadaan demikian dapat terjadi karena faktor geografi di mana jembatan tersebut akan dibangun. Sifat dari jembatan yang tersusun dengan skew akan memiliki ditribusi beban hidup kendaraan yang berbeda bila dibandingkan dengan jembatan tanpa skew, dan AASHTO LRFD 2014 telah memberikan fungsi terhadap nilai koreksi faktor distribusi beban hidup tersebut. Akan tetapi, nilai faktor distribusi beban hidup yang dihasilkan oleh persamaan dari AASHTO LRFD 2014 belum bisa menghasilkan nilai dari faktor distribusi beban hidup yang cukup akurat, sehingga digunakan metode elemen hingga untuk memperoleh nilai dari faktor distribusi beban hidup sesungguhnya untuk jembatan dengan spesifikasi ini dengan beban lajur untuk dibandingkan dengan nilai dari faktor distribusi beban hidup AASHTO LRFD 2014. Didapat dari hasil analisa metode elemen hingga untuk jembatan dengan I-girder, bahwa faktor distribusi beban hidup untuk momen dan geser dari AASHTO LRFD 2014 lebih kecil dari metode elemen hingga untuk gelagar eksterior dan momen dan geser dari AASHTO LRFD 2014 lebih besar dari gelagar interior.

Keywords

skew; AASHTO LRFD 2014; metode elemen hingga; I-girder

Full Text:

PDF

References

AASHTO. (2014). LRFD Bridge Design Specifications 7th Edition. American Association of State Highway and Transportation Officials, Washington

Badan Standardisasi Nasional. (2004). Geometri Jalan Perkotaan. RSNI T-14-2004. BSN, Jakarta.

Badan Standardisasi Nasional. (2004). Perencanaan Struktur Beton Untuk Jembatan. RSNI T-12-2004. BSN, Jakarta.

Badan Standardisasi Nasional. (2016). Standar Pembebanan untuk Jembatan (SNI 1725:2016). Badan Litbang Departemen Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Jakarta.

Chun, Bang-Jo. (2010). Skewed Bridge Behavior: Experimental, Analytical, And Numerical Analysis. Wayne State University, Detroit.

Chun, Bang-Jo dan Gongkang Fu. (2013). Skewed Highway Bridges. Department of Civil and Enviromental Engineering, Wayne State University, Detroit.

Logan, Daryl, L. (2012). A First Course In The Finite Element Method 5th Edition. Cengage Learning, Stamford.

Marx, Hendrik, J., et al. (1991). Design Criteria for Right and Skew Slab-and-Girder Bridges. Transportation Research Record 1319. Department of Civil Engineering, University of Illinois at Urbana-Champaign, Republik Afrika Selatan.

Shahu, Ajay, D., et al. (2016). Analysis and Behaviour of Skew Bridges With Different Skew Angle. International Journal of Current Engineering and Scientific Research (IJCESR), Volume 3, Issue-10, p. 27 – 32. Shri Ramdeobaba College of Engineering and Management, Nagpur, India.

U.S. Department of Transportation (2015). Load And Resistance Factor Design (LRFD) For Highway Bridge Superstructure Reference Manual. Federal Highway Administration, Washington.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.