STUDI DEBIT ANGKUTAN SEDIMEN DASAR SUNGAI CITARUM DENGAN RUMUS EINTEIN’S, SHIELDS, SCHOKLITSCH’S DAN LABORATORIUM

Marvin Marvin, Wati A Pranoto
| Abstract views: 26 | views: 22

Abstract

Sungai Citarum merupakan salah satu sungai terpanjang di provinsi Jawa Barat dengan panjang 297 km. Sungai Citarum tidak hanya mengalirkan air, tetapi juga membawa sedimen yang berasal dari hasil erosi.  Sampel yang digunakan untuk penelitian ini diambil di muara Ci-Beet. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Mekanika Tanah dan laboratorium Hidrolika dengan menggunakan sirkular flum, dilakukan dengan menggunakan 3 tabung sampel dan di tes dengan berbagai kecepatan.  Penelitian ini difokuskan pada angkutan sedimen dasar (bed-load) dan dibandingkan antara hasil laboratorium dengan 3 pendekatan yaitu Einstein’s, Shields, dan Schoklitsch’s. Untuk debit air 0,0024 – 0,0035 m3/s, angkutan sedimen dasar yang didapat di laboratorium 0,0026 – 0,0557 kg/s/m, pendekatan Einstein’s sebesar 0,0175 kg/s/m, pendekatan Shields 0,0211 – 0,031 kg/s/m, dan pendekatan Schoklitsch’s 0,0065 – 0,0099 kg/s/m. Dari ke-3 pendekatan itu didapat bahwa pendekatan Shields yang paling baik untuk digunakan.

Keywords

angkutan sedimen dasar; sungai Citarum; percobaan laboratorium; debit

Full Text:

PDF

References

Balai Besar Wilayah Sungai Citarum. 2016. Paparan TKPSDA WS Citarum 20 april 2016.

Sengupta S. 1994. Introduction to Sedimentology. Indian Institute of Technology Kharagpur. India.

Yang, C.T. 1996. Sediment Transport Teory and Practice. The MacGraw Companies. United States of America.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.