ANALISIS PENURUNAN TANAH DENGAN MENGGUNAKAN GEOTEKSTIL PADA TIMBUNAN

David Surachmat, Hendy Wijaya, Aksan Kawanda
| Abstract views: 40 | views: 31

Abstract

Dalam proyek teknik sipil, terutama proyek jalan raya, banyak masalah yang ditimbulkan oleh beban. Beban yang bekerja pada perkerasan jalan, seperti berat sendiri, beban lalu lintas, dan timbunan, dapat menimbulkan penurunan yang besar pada tanah. Salah satu usaha perkuatan yang sering digunakan adalah memasang geotekstil. Dalam studi ini akan dibandingkan besarnya penurunan dengan atau tidak menggunakan geotekstil dengan memperhatikan faktor keamanan terhadap berbagai kedalaman muka air tanah. Hasil studi menunjukkan bahwa penggunaan geotekstil dapat mengurangi penurunan pada tanah dasar bila dibandingkan dengan tidak menggunakan geotekstil dengan rata-rata 7,633% pada kondisi short term dan 4,113% pada kondisi long term selain itu terdapat peningkatan faktor keamanan rata-rata sebesar 2,064% pada kondisi short term dan 19,58% pada kondisi long term.

Keywords

geotekstil, timbunan, penurunan tanah, faktor keamanan, muka air tanah

Full Text:

PDF

References

Hardiyatmo, H.C. (2013). Geosintetik Untuk Rekayasa Jalan Raya : Perancangan dan Aplikasinya, Edisi Kedua. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Yulianita, F.A. (2017). Alternatif Penanganan Kelongsoran Lereng Bawah Menggunakan Geotextile dengan Program Plaxis Pada Ruas Jalan Gunung Kemala- Liwa (STA 268 +550). Universitas Lampung, Lampung.

Terzaghi, K. (1943). Theoritical Soil Mechanics. John Wiley and Sons, New York.

Janbu, N., et al. (1956). Veiledning Ved Losning av Fundamenteringsoppgaver. Norwegian Geotechnical Institute, Oslo.

Koerner, R.M. (2005) Designing with Geosynthetics. N.J., Prentice-Hall, Englewood Cliffs.

Badan Standarisasi Nasional, Persyaratan Perancangan Geoteknik (SNI 8460:2017), Bandung: BSN,2017.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.