KARAKTER NILAI INDEKS KOMPRESI SEKUNDER UNTUK TANAH DENGAN KANDUNGAN LANAU LEBIH DARI 50%

Ricky Bunawan, Gregorius Sandjaja Sentosa
| Abstract views: 24 | views: 24

Abstract

Konsolidasi satu dimensi biasa terdiri dari 2 bagian utama yaitu, konsolidasi primer dan konsolidasi sekunder. Konsolidasi sekunder merupakan penurunan rata-rata yang terjadi setelah akhir dari penurunan primer. Konsolidasi sekunder biasanya terjadi dalam jangka waktu yang panjang, dan untuk pembangunan konstruksi dengan biaya yang mahal dan strategis seperti bandara, jalan tol, dan pelabuhan, perlu dilakukan prediksi kemungkinan terjadinya konsolidasi sekunder. Untuk menentukan kemungkinan terjadinya konsolidasi sekunder maka dibutuhkan Index Kompresi Konsolidasi Sekunder (Cα). Penelitian ini menganalisis nilai Cα dari 4 daerah yang berbeda, dan membandingkan komposisi lanau dan lempung yang terkandung di dalam tanah dengan nilai hasil Cα yang didapat. Hasil analisis dari penelitian ini untuk mendapatkan angka Cα yang akan kelak dijadikan sebagai faktor keamanan untuk konsolidasi sekunder di daerah tersebut.

Keywords

Konsolidasi; Konsolidasi Sekunder; Lanau; Lempung; Indeks Kompresi Sekunder

Full Text:

PDF

References

Das, Braja M. (2001). Principles of Foundation Engineering 5th Edition, PWS Publishing, Pasific Groove.

Mesri, G. (1973). Coefficient of Secondary Compression, Journal of the Soil Mechanics and Foundation Division, ASCE, Vol. 99, No. SMI, 123- 137.

Mesri, G., J.R.Funk. (2015).Settlement of the Kansai International Airport Islands, J.Geotech. Geoenviron. Eng, 141(2): 04014102(ASCE), 1-16, Reston ,Virginia, USA.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.