KINERJA SEISMIK SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN BEBAN GRAVITASI DENGAN SCWB DAN WCSB PADA GEDUNG BAJA 5 LANTAI

Isi Artikel Utama

Aji Setiawan
Andy Prabowo
Sunarjo Leman

Abstrak

This study reviews the performance of the special moment resisting frame (SMRF) structure of steel structure buildings using highly ductile member (HDM) steel profiles in high seismic areas against gravity loads as a 'baseline' before further seismic analysis is carried out aimed at evaluating the performance level, how many performance points, collapse patterns, and capacity curves. This study conducted structural modeling into 4 models, model 1 was designed using joint placement and strong column weak beam (SCWB) steel profiles. Model 2 was designed using clamped placement and SCWB steel profiles. Model 3 was designed using joint placement and weak column strong beam (WCSB) steel profiles. Model 4 was designed using clamped placement and WCSB steel profiles. Then from the four models, a pushover analysis was carried out to compare the performance of the building structure which model is better. Through the performance evaluation method, namely the capacity spectrum method (CSM), the results of the study show that model 2 shows the best balance between stiffness and the highest capacity and maintains high elastic and strength performance, making it the most efficient and safe design choice.


Abstrak


Penelitian ini meninjau kinerja struktur sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK) bangunan struktur baja menggunakan profil baja highly ductile member (HDM) di wilayah seismik tinggi terhadap beban gravitasi sebagai 'baseline' sebelum dilakukan analisis seismik lebih lanjut bertujuan untuk evaluasi level kinerja, berapa performance point, pola runtuh, dan kurva kapasitas. Penelitian ini dilakukan pemodelan struktur menjadi 4 model, model 1 dirancang menggunakan perletakan sendi serta profil baja strong column weak beam (SCWB). Model 2 dirancang menggunakan perletakan jepit serta profil baja SCWB. Model 3 dirancang menggunakan perletakan sendi serta profil baja weak column strong beam (WCSB). Model 4 dirancang menggunakan perletakan jepit serta profil baja WCSB. Kemudian dari keempat model tersebut dilakukan analisis pushover untuk membandingkan kinerja struktur bangunan model mana yang lebih baik. Melalui metode evaluasi kinerja yaitu capacity spectrum method (CSM), hasil penelitian bahwa pada model 2 menunjukkan keseimbangan terbaik antara kekakuan dan kapasitas tertinggi serta mempertahankan kinerja elastis dan kekuatan yang tinggi sehingga menjadikannya pilihan desain yang paling efisien dan aman.

Rincian Artikel

Bagian
Articles
Biografi Penulis

Andy Prabowo, Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Universitas Tarumanagara

Program Studi Sarjana Teknik Sipil

SINTA ID : 5990714

Referensi

Amhudo, R. L., & Utomo, D. P. (2024). Design of dormitory structure with steel special moment frames. Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology, 3(1), 67–76.

Badan Standardisasi Nasional. (2019). Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung (SNI 1726:2019).

Badan Standardisasi Nasional. (2020). Beban desain minimum dan kriteria terkait untuk bangunan gedung dan struktur lain (SNI 1727:2020).

Badan Standardisasi Nasional. (2020). Spesifikasi untuk bangunan gedung baja struktural (SNI 1729:2020).

Badan Standardisasi Nasional. (2020). Ketentuan seismic untuk bangunan gedung baja structural (SNI 7860:2020).

Federal Emergency Management Agency (2005). Improvement of nonlinear static seismic analysis procedures (FEMA 440).

Prabowo, A., Nam, J. H., & Wijaya, U. (2025). Evaluasi kinerja sistem struktur rangka pemikul momen khusus pada gedung baja dengan variasi pemodelan sendi plastis. Jurnal Teknik Sipil ITB, 32(2), 199-208.

Prasetyo, T. A., dan Yasir, N. (2024). Perencanaan struktur baja bangunan bertingkat, special moment frames dan sambungan terprakualifikasi (Jilid 3). PT Nas Media Indonesia.

Pusat Studi Gempa Nasional. (2024). Aplikasi perencanaan bangunan gedung bertingkat tinggi tahan gempa berdasarkan SNI 1726:2019. Kementerian Pekerjaan Umum.

Rasuna, T. Y. (2025). Studi pemodelan struktur baja SRPMK 10 lantai dengan panel zone di Kota Medan (zona gempa Indonesia). PORTAL: Jurnal Teknik Sipil, 17(2), 6-14.

Zachari, M. Y., & Turuallo, G. (2020). Analisis struktur baja tahan gempa dengan sistem SRPMK (struktur rangka pemikul momen khusus) berdasarkan SNI 1729:2015 dan SNI 1726:2012. Rekonstruksi Tadukalo: Civil Engineering Journal on Research and Development, 1(2), 9-16.