PENGARUH KONFIGURASI KELOMPOK TIANG TERHADAP PENURUNAN DAN GAYA DALAM PADA TIANG
Isi Artikel Utama
Abstrak
Fondasi memiliki peranan penting dalam perencanaan konstruksi karena berfungsi menyalurkan beban dari struktur bangunan ke lapisan tanah yang lebih stabil di bawah permukaan. Dalam proses perancangannya, fondasi dibagai menjadi 2 bagian yaitu: fondasi dangkal dan fondasi dalam (tiang pancang/bor). Tiang pancang diklasifikasikan sebagai fondasi dalam dan digunakan saat lapisan tanah bagian atas tidak cukup kuat untuk menopang beban struktur atau bangunan, sehingga beban perlu dialihkan ke tanah yang lebih dalam dan stabil. Dalam dunia konstruksi juga dikenal sistem tiang kelompok, yaitu susunan beberapa tiang yang digabung dan disatukan menggunakan pile cap. Dalam penggunaan tiang kelompok, jumlah tiang dan bentuk pile cap dapat disesuaikan, yang biasa disebut dengan konfigurasi tiang. Penelitian ini akan difokuskan pada analis kelompok tiang pancang yang mencakup perhitungan daya dukung ujung, daya dukung selimut, serta deformasi tiang berdasarkan data tanah dan konfigurasi tiang yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dan membandingkan penurunan konfigurasi tiang yang optimal sesuai dengan karakteristik tanah yang digunakan.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under Jurnal Mitra Teknik Sipil (JMTS) Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Benjiro, C., & Susilo, A. J. (2023). Analisis Daya Dukung Dan Efisiensi Tiang Pada Tanah Pasir Padat Dan Pasir Lepas Dengan Konfigurasi Tiang 4, 9, 16. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil 6(2). https://doi.org/10.24912/jmts.v6i2.22003
Das, B. M. (2017). Principles of Foundation Engineering, 9th Edition, SI Edition by Braja M. Das Nagaratnam Sivakugan (z-lib.org).
Gunawan, S., Surjandari, N., Setiawan, B., & Purwana, Y. (2021). Vertical Displacement of a Single Pile Due to Axial & Lateral Loads. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 841, 012006.
Hanafiah, Zairipan, J., & Muhammad, R. (2019). Rekayasa Fondasi Untuk Program Vokasi.
Lamansari, F. S., Balamba, S., & Manaroinsong, L. D. K. (2019). Analisis Pengaruh Jarak Dan Konfigurasi Tiang Pada Tanah Lempung Terhadap Defleksi Tiang Pancang Kelompok Akibat Beban Lateral. Jurnal Sipil Statik, 7(11), 1557–1568.
Memar, M., Zomorodian, S., & Vakili, A. (2019). Effect of pile cross section shape on pile group behavior under lateral loading in sand. International Journal of Physical Modelling in Geotechnics, 20, 1–43.
Murthy, V. N. S. (2002). Geotechnical Engineering: Principles and Practices of soil mechanics and Foundation Engineering.
Peck, R. B., Hanson, W. E., & Thornburn, T. H. (1977). Foundation Engineering.
Santoso, H. T., & Hartono, J. (2020). Analisis Perbandingan Daya Dukung Pondasi Tiang Pancang Berdasar Hasil Uji Spt Dan Pengujian Dinamis. Jurnal Riset Rekayasa Sipil, 4(1), 30.
SNI 8460:2017. (2017). " Badan Standardisasi Nasional Standar Nasional Indonesia Persyaratan perancangan geoteknik.
Wu, W., Lu, C., Chen, L., Mei, G., Naggar, M. H. El, & Liu, H. (2023). Horizontal vibration characteristics of pile groups in unsaturated soil considering coupled pile–pile interaction. Ocean Engineering Volume 281.
Yang, Z. X., Gao, Y. Y., Jardine, R. J., Guo, W. B., & Wang, D. (2020). Large Deformation Finite-Element Simulation of Displacement-Pile Installation Experiments in Sand. Journal of Geotechnical and Geoenvironmental Engineering, 146(6).
Yi, J. T., Liu, F., Zhang, T. Bin, Yao, K., & Zhen, G. (2021). A large deformation finite element investigation of pile group installations with consideration of intervening consolidation. Applied Ocean Research Volume 112.