ANALISIS HUBUNGAN PARAMETER KUAT GESER DAN NILAI N-SPT PADA SUATU PROYEK DI CIAWI

Main Article Content

Revin Revin
Aniek Prihatiningsih

Abstract

The strength of the structure, such as the type of foundation to be used, is affected by the type of soil used during the building process. The place where the foundation is built is tested to determine the type of foundation. Soil strength shear tests can be conducted in various ways, such as free press and triaxial. Triaxial tests were conducted on several soil samples taken in Ciawi. The soil taken from this location is a type of disturbed soil, so the samples used for this study were remolded with the same soil. The purpose of the test was to determine the results of the correlation analysis of the triaxial test results to the N-SPT. The value of the shear strength parameter is obtained through this correlation analysis. By performing the correlation, construction can save the time required to perform shear strength testing. The test results show that the highest cohesion correlation value is 0.4371 and the highest shear angle correlation value is 0.5738 and the smallest shear angle correlation value is 0.1752. Thus, it can be concluded that the test results are poor enough that the correlation of N-SPT values cannot be used to obtain shear strength parameters.


Abstrak


Kekuatan struktur, seperti jenis fondasi yang akan digunakan, dipengaruhi oleh jenis tanah yang digunakan selama proses pembangunan. Tempat di mana fondasi dibangun diuji untuk menentukan jenis fondasi. Uji geser kuat tanah dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti tekan bebas dan triaksial. Uji triaksial dilakukan pada beberapa sampel tanah yang diambil di Ciawi. Tanah yang diambil dari lokasi ini adalah jenis tanah yang terganggu, sehingga sampel yang digunakan untuk penelitian ini dicetak kembali dengan tanah yang sama. Tujuan pengujian adalah untuk mengetahui hasil analisis korelasi hasil uji triaksial terhadap N-SPT. Nilai parameter kuat geser diperoleh melalui analisis korelasi ini.Dengan melakukan korelasi, konstruksi dapat menghemat waktu yang diperlukan untuk melakukan pengujian kuat geser. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai korelasi kohesi tertinggi 0,4371 dan nilai korelasi sudut geser tertinggi 0,5738 dan nilai korelasi sudut geser terkecil 0,1752. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil pengujian ini cukup buruk sehingga korelasi nilai N-SPT tidak dapat digunakan untuk mendapatkan parameter kuat geser.

Article Details

Section
Articles

References

Bowles, J. E. (1986). Sifat-sifat fisis dan geoteknis tanah. Erlangga.

Terzaghi, C. (1925). Principles of soil mechanics: V-physical differences between sand and clay. Engineering News Record, 96, 912-915.

Warman, R. S. (2019). Kumpulan korelasi parameter geoteknik dan fondasi. Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum.