PERBEDAAN DAYA DUKUNG FONDASI DANGKAL DI TANAH GAMBUT DENGAN DAN TANPA MENGGUNAKAN EPOXY DI KALIMANTAN

Avira Natasyah Wihelmina, Chaidir Anwar Makarim
| Abstract views: 27 | views: 22

Abstract

The construction of residential houses in East Kalimantan will continue to increase, if we do not know the nature and characteristics of the peat soil itself, there will be many problems or construction failures. Peat soil or better known as peat soil has a low soil bearing capacity and a large settlement. This study aims to determine the bearing capacity and subsidence in the soil in East Kalimantan when using a shallow square foundation measuring 2m x2m with a depth of 1.5m and the efficiency of the cost of making the foundation when using epoxy  and not using epoxy, as a paint that protects the foundation layer from high acidity of peat soils.

 

Keywords: peat;bearing capacity;epoxy.

 

Pembangunan konstruksi rumah tinggal di Kalimantan timur akan terus meningkat, apabila kita tidak mengetahui sifat dan karakteristik dari tanah gambut itu sendiri maka akan terjadi banyak masalah atau kegagalan konstruksi. Tanah gambut atau yang lebih dikenal dengan nama peat soil memiliki daya dukung tanah yang rendah dan penurunan yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya dukung dan penurunan pada tanah dikalimantan timur apabila menggunakan fondasi dangkal bujur sangkar yang berukuran 2m x2m dengan kedalaman 1,5m dan efisiensi harga pembuatan fondasi apabila menggunakan cat epoxy dan tidak menggunakan cat epoxy,sebagai cat yang melindungi lapisan fondasi dari kadar keasaman tanah gambut yang tinggi.

Kata kunci: gambut; daya dukung; epoxy.

Keywords

peat;bearing capacity;epoxy

Full Text:

PDF

References

Construction Research Institute of Malaysia. Guidelines for Construction on Peat and Organic Soils in Malaysia. Kuala Lumpur: Construction Research Institute of Malaysia, 2015.

Hardiyatmo, H.C. Mekanika Tanah 1. Jakarta: Gramedia Pustaka Umum, 1992.

Terzaghi, Karl and Ralph Brazelton Peck. Soil Mechanics in Engineering Practise. Jakarta: Erlangga, 1967.

Yulianto, F. E. Perilaku tanah gambut berserata permasalahan dan solusinya. Jember: Jurnal Teknik Sipil Universitas Jember Konferensi Nasional Teknik Sipil dan Infrastruktur – I, 2017.

Zakaria, Z. Dayadukung Tanah Fondasi Dangkal. Sumedang: Laboratorium Geologi Teknik Jurusan Geologi, FaMIPA-UNPAD, 2006.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.