FAKTOR RISIKO UMUR, GRAVIDA, STATUS GIZI DAN KEHAMILAN GANDA DENGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM (STUDI KASUS KONTROL DI RSUD ACEH TAMIANG)

Mailinda Purwanti, Netty Etalia Brahmana, Wisnu Hidayat
| Abstract views: 136 | views: 133

Abstract

Hyperemesis gravidarum is nausea, vomiting that occurs until 20 weeks' gestation, vomiting is so severe that everything that is eaten and drunk is vomited so that it affects general circumstances and daily work, weight loss, dehydration and acetone in the urine not due to diseases such as appendicitis, pielitis, and so on. This study aims to determine the risk factors for age, gravida, nutritional status and multiple pregnancy against the incidence of hyperemesis gravidarum (case control study in Aceh Tamiang District Hospital 2018). This research was conducted in January 2018-December 2018. The type of research used was analytic observational research with a case-control approach. The population in this study were all pregnant women with a diagnosis of hyperemesis gravidarum treated in the obstetric room of Aceh Tamiang Regional Hospital since January-December 2018 obtained from the hospital's medical record data of 94 people. The sample in this study was divided into two, namely 94 case samples and 94 control samples. Based on statistical tests, the results show that there is a relationship between age and hyperemesis gravidarum with ρ value = 0,000. Value of p = 0,000 which is smaller than a = 0.05, there is a relationship between gravida factor and the occurrence of hyperemesis gravidarum with ρ value = 0,000. Value p = 0,000 which is smaller than a = 0.05, there is a relationship between nutritional status factors and the incidence of hyperemesis gravidarum with ρ value = 0.001. P value = 0.001 which is smaller than a = 0.05 and there is no relationship between multiple pregnancy factors and hyperemesis gravidarum with a value of value = 0.274. Value of p = 0.274 which is greater than a = 0.05 in Aceh Tamiang District Hospital. The researcher suggests that this research can be information in providing maximum services in health facilities and sources of broadening insight for education.

 

Abstrak

Hiperemesis gravidarum adalah mual muntah yang terjadi sampai umur kehamilan 20 minggu, muntah begitu hebat dimana segala apa yang dimakan dan diminum dimuntahkan sehingga mempengaruhi keadaaan umum dan pekerjaan sehari-hari, berat badan menurun, dehidrasi dan terdapat aseton dalam urin bukan karena penyakit seperti appendisitis, pielitis, dan sebagainya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko umur, gravida, status gizi dah kehamilan ganda terhadap kejadian hiperemesis gravidarum (studi kasus control di RSUD Aceh Tamiang Tahun 2018). Penelitian ini di laksanakan bulan Januari 2018-Desember 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasi analitik dengan pendekatan case-control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil dengan diagnosa hiperemesis gravidarum yang di rawat di ruang kebidanan RSUD Aceh Tamiang sejak januari-desember 2018 yang diperoleh dari data rekam medik rumah sakit tersebut sebanyak 94 orang. Sampel dalam penelitian ini terbagi 2 yaitu sampel kasus sebanyak 94 orang dan sampel kontrol sebanyak 94 orang. Berdasarkan uji statistik diperoleh hasil ada hubungan faktor umur dengan kejadian hiperemesis gravidarum dengan nilai ρ value = 0,000. Nilai p= 0,000 yang lebih kecil dari a= 0,05, Ada hubungan faktor gravida dengan kejadian hiperemesis gravidarum dengan nilai ρ value = 0,000. Nilai p= 0,000 yang lebih kecil dari a= 0,05, Ada hubungan faktor status gizi dengan kejadian hiperemesis gravidarum dengan nilai ρ value = 0,001. Nilai p= 0,001 yang lebih kecil dari a= 0,05 dan Tidak ada hubungan faktor kehamilan ganda dengan hiperemesis gravidarum dengan nilaiρ value = 0,274. Nilai p= 0,274 yang lebih besar dari a= 0,05 Di RSUD Aceh Tamiang. Peneliti menyarankan agar penelitian ini dapat menjadi informasi dalam pemberian pelayanan yang maksimal dalam fasilitas kesehatan dan sumber memperluas wawasan bagi pendidikan.

Keywords

Hiperemesis Gravidarum; Umur; Gravida; Status Gizi; Kehamilan Ganda

Full Text:

PDF

References

Adriani, M. dan Wirjatmadi, B. (2016), Peranan Gizi dalam Siklus Kehidupan. Jakarta: Kencana.

Dinkes Provinsi Aceh (2018), Kasus Hiperemesis Gravidarum. Dinas Kesehatan Provinsi Aceh.

Kemenkes RI (2010),Hiperemeis Gravidarum. Dinas kesehatan RI Jakarta

Kemenkes RI (2016),Hiperemeis Gravidarum. Dinas kesehatan RI Jakarta

Khan F. Hyperemesis Gravidarum in Emergency Medicine. In: MedScape; 2016

Nining (2009). Hiperemesis Gravidarum. http:www.kesehatanreproduksi-wanita.com

Ogunyemi, D.A. (2017). Hyperemesis Gravidarum. In: MedScape

Triana indrayani (2017) faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil Di RSUD DR. Drajat Prawiranegara Kabupaten Serang. “Jurnal akademi Keperawatan Husada Karya Jaya”, Vol:4, no:1, Maret 201, ISSN 2442-501X.

Yusuf, Efendi. (2017). Obstetri Patologi. Bandung: EGC

Wiknjosastro. (2010). Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal Dan Neonatal, Jakarta: Bina Pustaka

Copyright (c) 2020 Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.