KAJIAN KEKUATAN BALOK KERATON DENGAN ANALISIS METODE ELEMEN HINGGA

Sunarjo Leman, Fanniwati Itang, Jemy Wijaya
| Abstract views: 18 | views: 23

Abstract

Penelitian numerik sebelumnya mengenai segmen Bata Keraton telah diperoleh kekuatan pikul segmen Bata Keraton adalah lebih kurang 1 ton/m2. Pada penelitian lain uji laboratorium dengan merangkai segmen Bata Keraton menjadi Balok Keraton diperoleh kekuatan pikul untuk bentang 2.0 meter berkisar antara 105-200 Kg dan bentang 3.0 meter berkisar antara 60-170 Kg. Penelitian menggunakan cara uji laboratorium membutuhkan material uji, struktur yang diuji dengan ukuran sebenarnya, sumber daya manusia untuk merakit dari bentuk segmen Bata Keraton tersebut menjadi bentuk Balok Keraton dengan besi tulangan serta membuat adukan spesi untuk merangkai Balok Keraton. Alternatif lain untuk mengetahui kapasitas pikul pada Balok Keraton adalah dengan melakukan analisa numerik menggunakan metode elemen hingga menggunakan perangkat lunak Autodesk Inventor Professional 2017. Pemodelan Balok Keraton untuk analisis numerik dibuat sama dengan kondisi Balok Keraton pada saat diuji di laboratorium dengan bentang 2 meter dan 3 meter. Pola pembebanan pada analisis numerik  dilakukan sama seperti pada uji laboratorium. Tujuan analisis numerik dengan metode elemen hingga ini adalah untuk mengetahui kapasitas pikul Balok Keraton dan membandingkan hasilnya dengan uji laboratorium. Hasil analisis pada penelitian ini diperoleh kapasitas pikul untuk Balok Keraton dengan bentang 2 meter menggunakan tulangan 8 mm dan 10 mm berkisar 80-110 Kg untuk 1 beban di tengah bentang dan untuk 2 beban berkisar 55-80 Kg/ perbeban, sedangkan untuk bentang 3 meter menggunakan tulangan 8 mm dan 10 mm diperoleh untuk 1 beban berkisar 65-85 Kg dan 2 beban berkisar 45-65 Kg/ perbeban. Hasil analisis numerik memberikan hasil kapasitas pikul beban lebih kecil 51-81 % dari pengujian di laboratorium.

 

Previous numerical research on the Keraton Brick segment has obtained the strength of the Keraton Brick segment bearing weight is approximately 1 ton / m2. In another study the laboratory test by stringing the Bata Keraton segment into the Keraton Beam obtained the strength of the pikul for a span of 2.0 meters ranging from 105-200 kg and span of 3.0 meters ranging from 60-170 kg. Research using laboratory testing methods requires test materials, structures that are tested with actual size, human resources to assemble from the shape of the Keraton Bata segment into a Keraton Beam with reinforcing iron and make a specific mixture to assemble the Keraton Beams. Another alternative to determine the bearing capacity of the Keraton Beams is by conducting numerical analysis using the finite element method using Autodesk Inventor Professional 2017. The Keraton Beam Modeling for numerical analysis is made the same as the condition of the Keraton Beams when tested in a laboratory with a span of 2 meters and 3 meters . The pattern of loading in numerical analysis is done the same as in laboratory tests. The purpose of numerical analysis with finite element method is to determine the bearing capacity of the Keraton Beams and compare the results with laboratory tests. The results of the analysis in this study obtained bearing capacity for the KeratonBeams with a span of 2 meters using reinforcement 8 mm and 10 mm ranging from 80-110 kg for 1 load in the middle span and for 2 loads ranging from 55 to 80 kg / load, while for a span of 3 meters using 8 mm and 10 mm reinforcement obtained for 1 load ranging from 65 to 85 kg and 2 loads ranging from 45 to 65 kg / load. The results of numerical analysis give the result of a smaller load bearing capacity of 51-81% than in laboratory testing.

Keywords

Balok Keraton; Bata Keraton; Beton; Numerik; Elemen Hingga

Full Text:

PDF

References

Hazarin, Bernardinus Herbudiman dan Mukhammad Abduh Arrasyid, Kajian Perilaku Lentur Pelat Keramik Beton (Keraton), Konferensi Nasional Teknik Sipil 7 KoNTekS 7, 24-26 Oktober 2013.

Itang, Fanywati, Tedianto, Leo S., Wijaya, Jemy, Perbandingan sifat Mekanik Bata Keraton dengan Beton Konvensional, Penelitian DPPM Untar 2017.

Itang, Fanywati, Leman, Sunarjo., Wijaya, Jemy, Kajian Kekuatan Balok Rakitan Bata Keraton, Penelitian DPPM Untar 2018.

Sadhu, Redha Leksono, Data Iranata dan Heppy Kristijanto, Studi Pengaruh kekuatan dan Kekakuan Dinding Bata Pada Bangunan Bertingkat, Jurnal Teknik ITS Vol. 1, ISSN: 2301-9271, September 2012.

Sehonanda, Olivia, Bonny M. M. Ointu, Winny J. Tamboto, Ronny R. Pandeleke, Kajian Uji Laboratorium Nilai Modulus Elastisitas Bata Merah Dalam Sumbangan Kekakuan Pada Struktur Sederhan, Jurnal Sipil Statik Vol. 1, ISSN: 2337-6732, November 2013.

Leman, Sunarjo, Model Analisis Tegangan pada Segmen Penampang Bata Keraton, Penelitian DPPM Untar 2017.

Copyright (c) 2019 Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.