HUBUNGAN ANTARA LESI PRAKANKER SERVIKS DENGAN SOSIODEMOGRAFI PEREMPUAN DI KECAMATAN LEGOK KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2018

Destiyana Cika Claritha, Chandra Dewi Kartika Setyaningsih, Shintia Christina
| Abstract views: 44 | views: 25

Abstract

Cervical and breast cancer are the highest prevalence cancer in Indonesia in 2013 which caused death to Indonesian women, cervical cancer by 0.8‰ and breast cancer by 0.5‰. Precancerous lesions of the cervix also known as cervical intraepithelial lesions (Cervical Intraepithelial Neoplastic) are the beginning of changes to cervical carcinoma. In general, precancerous lesions of the cervix originate from the squamous columnar junction in the uterine cervix, which undergoes the process of metaplasia. This study aims to determine whether there is a relationship between precancerous cervical lesions and sociodemography of women in Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang in 2018. This study uses an analytical study with cross sectionaI approach. The population is all women in Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang who had sexual relations. Total sample are 47 people.

 

ABSTRAK

Penyakit kanker serviks dan payudara merupakan penyakit kanker dengan prevalensi tertinggi di Indonesia pada tahun 2013 yang menyebabkan kematian pada perempuan Indonesia, yaitu kanker serviks sebesar 0,8‰ dan kanker payudara sebesar 0,5‰. Lesi prakanker pada serviks dikenal juga dengan sebutan lesi intraepitelial serviks (Cervical Intraephitelial Neoplasia) merupakan awal dari perubahan menuju karsinoma serviks. Pada umumnya lesi prakanker serviks ini berawal dari daerah squamocolumnar junction pada serviks uteri yang mengalami proses metaplasia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara lesi prakanker serviks dengn sosiodemografi perempuan di Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang tahun 2018. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan pendekatan cross sectionaI. Populasi penelitian adalah semua perempuan di Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang yang sudah berhubungan seksual. Total sampel 47 orang.

 

Keywords

kanker serviks; lesi prakanker serviks; paritas

Full Text:

PDF

References

Asyifa, F. (2019). Hubungan antara paritas dan tingkat pendidikan terhadap kejadian kanker serviks. Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.

Chasanah, M, et. al. (2017). Gambaran faktor – faktor kejadian lesi prakanker leher rahim di Puskesmas Candiroto, kabupaten Temanggung. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 58-63

Iskandra, TM. Pengelolaan lesi prakanker serviks. Indonesia Journal of Cancer, 3(3), 1-102.

Koswara, M. (2016). Faktor risiko lesi prakanker serviks berdasarkan hasil pap smear di klinik kespro yayasan rama sesana periode 2013-2015[thesis]. Universitas Udayana, Denpasar.

Kurniati, K. (2012). Pengaruh penggunaan kontrasepsi terhadap kejadian lesi prakanker leher rahim pada wanita yang melakukan pemeriksaan inspeksi visual dengan asam asetat (iva) di tiga puskesmas di Jakarta Timur tahun 2011[thesis]. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Jakarta.

Kusuma, AANJ. (2015). Hubungan infeksi hiv dengan lesi prakanker serviks [thesis]. Denpasar: Bagian Obstetri dan Ginekologi RS Sanglah, Denpasar.

Lestari, ND. (2016). Faktor - faktor yang berhubungan dengan kejadian iva positif pada wanita berusia 30-50 tahun di kabupaten Sukoharjo tahun 2016. Universitas Negeri Semarang, Semarang.

Mesalina, R, et. al. (2019). Sosio demografi perempuan pemanfaatan deteksi dini kanker servik metode iva di Bukittinggi. Jurnal Human Care, 4(2), 64-75

Nelli, E. (2017). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kanker serviks di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati Jakarta tahun 2010. Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu. 1(2). 483-91

Ningsih, DPS, Pramono, D, Nurdiati, DS. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kanker serviks di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Berita Kedokteran Masyarakat, 3(1), 1-5

Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Situasi penyakit kanker. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2015.

Putra, AGRAM. (2013). Hubungan paritas dan usia perkawinan sebagai faktor risiko lesi prakanker serviks pada ibu pasangan usia subur di wilayah kerja Puskesmas Sukasada II. Universitas Udayana, Denpasar.

Rasjidi, I. (2008). Manual prakanker serviks. CV Agung Seto, Jakarta.

Susanti, I. (2010). Hubungan usia pertama kali berhubungan seksual dan jumlah pasangan seksual dengan kejadian lesi prakanker leher rahim pada wanita yang melakukan deteksi dini menggunakan metode inspeksi visual dengan asam asetat (iva) di Puskesmas Cikampek, Pedes dan Kota Baru Kabupaten Karawang tahun 2009-2010. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Depok.

Susilawati, S. (2012). Peran rumah sakit di DKI Jakarta dalam pencegahan kanker serviks [thesis]. Universitas Indonesia, Jakarta.

Wawan, A. (2010). Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap, dan perilaku manusia. Nuha Medika, Yogyakarta.

Copyright (c) 2020 Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.