DAMPAK SOSIAL EKONOMI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) BAGI PEMULUNG DESA MRICAN PONOROGO

Muhamad siregar slamet, Robby Darwis Nasution
| Abstract views: 225 | views: 1313

Abstract

Growth in population and settlements in Ponorogo resulted more garbage. Landfill in Mrican is located adjacent to the residential area. This gives rise to various impacts. Analysis of the impacts on socio-economic is needed. The analysis has been carried out to reduce the risk of  landfills. This study aims to: (i) analyze the impact of landfills on scavengers, (ii) analyze the efforts of scavengers on the impacts caused by landfills. This research used a qualitative  methods with a fenomenology approach. Collecting data and information related to the impact of landfills on scavengers and waste adaptation strategies to these impacts is carried out by observation, in-depth interviews and literature studies. Data analysis used descriptive qualitative techniques. Result  showed that Mrican landfills provide job opportunities, supplementing income for daily needs and education costs. Parents who has involved children to scavenge can hamper children's education. Scavengers in meeting the needs of clean water is to consume PDAM water. While the future period of effort in maintaining the life of scavengers is to add a side business that is by farming and raising livestock. 


Pertumbuhan jumlah penduduk dan permukiman di Kota Ponorogo mengakibatkan jumlah sampah semakin banyak. Fakta menunjukkan bahwa tempat pembuangan akhir sampah di Mrican terletak berdampingan dengan kawasan permukiman. Hal ini menimbulkan berbagai dampak sehingga dibutuhkan analisis mengenai dampak terhadap sosial ekonomi. Analisis dilakukan untuk mengurangi resiko yang ditimbulkan dari keberadaan tempat pembuangan akhir sampah. Penelitian ini bertujuan untuk: (i) menganalisis dampak tempat pembuangan akhir sampah terhadap pemulung, (ii) menganalisis upaya pemulung terhadap dampak yang ditimbulkan oleh tempat pembuangan akhir sampah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dan informasi terkait dampak tempat pembuangan akhir sampah terhadap pemulung serta strategi adaptasi pemulung terhadap dampak tersebut dilakukan dengan teknik observasi, wawancara mendalam dan studi literatur. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan tempat pembuangan akhir sampah Mrican memberi peluang kerja, menambah penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya pendidikan. Orang tua yang melibatkan anak untuk memulung dapat menghambat pendidikan anak. Pemulung memanfaatkan air PDAM di sekitar tempat tinggalnya untuk pemenuhan kebutuhan air bersih. Upaya jangka waktu ke depan dalam mempertahankan kehidupan pemulung dilakukan dengan bekerja sampingan yaitu dengan bercocok tanam dan beternak.


Keywords

Waste; landfill; scavengers; impact analysis; socio economic; Sampah; TPA; Pemulung; Analisa Dampak; Sosial Ekonomi

Full Text:

PDF

References

Abdulsyani. (2007). Sosiologi skematika teori dan terapan. Jakarta: PT Bumi.

Aida, H. Z., Firuza, B. M., & Fauziah, S. H. (2011). Socio-Economic Studies of Scavengers in Malaysian Landfills. Prosiding. International Conference On Population Dynamism Of

Asia, 11-13 July 2011. University of Malaya. eprints.um.edu.my

Fauziah S. H., Simon, C., & Agamuthu, P. (2004) Municipal solid waste management in Malaysia - possibility of improvement?. Malaysian Journal of Science, 23(2), 61-70. https://mjs.um.edu.my/article/view/8414/5847

Gunawan, A. H. (2000). Sosiologi pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Hardiwiyoto, S. (1983). Penangaan dan pemanfaatan sampah. Jakarta: Yayasan Idayu.

Hasan, S., & Mulamoottil, G. (1994). Environmental problems of Dhaka city. Cities, I1(3) 195-200. doi: https://doi.org/10.1016/0264-2751(94)90059-0

Hasanudin. (2016). Kehidupan sosial pemulung di tempat pembuangan akhir. Skripsi, Universitas Islam Negeri Allaudin Makasar. repositori.uin-alauddin.ac.id

Haskarlianus, P., Graham, A. M., & Guntur, S. (2007). Neighborhood-based waste management: A solution for solid waste problems in Jakarta, Indonesia. Waste Management, 27, 1924-1938. doi: 10.1016/j.wasman.2006.09.010

Mahyudin, R. P. (2017). Kajian permasalahan pengelolaan sampah dan dampak lingkungan di TPA (tempah pembuangan akhir). Jurnal Tehnik Lingkungan, 3(1), 66 - 74. ppjp.ulm.ac.id › article

Muttaqin, A. (2014). Pola Keberagaman Masyarakat Marginal. Direktur Pusat Studi Agama dan Kebudayaan STAIN Purwokerto, 8(2), 131. ejournal.iainpurwokerto.ac.id

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPENAS). (2018). Profil Desa Mrican 2019.

Toonies, F. (2001). Community and civil society. (Jose Harris & Margaret Hollis, Trans. Karya asli diterbitkan tahun 1887). Cambridge University Press United Kingdom.

Copyright (c) 2020 Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.