Gambaran Keterikatan Kerja pada Dosen-Tetap Ditinjau dari Karakteristik Personal

Zamralita Zamralita
| Abstract views: 360 | views: 892

Abstract

Dosen merupakan sumber daya manusia yang sangat penting bagi suatu perguruan tinggi.Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui Tridharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat). Dosen-Tetap yang memiliki kinerja tinggi sangat dibutuhkan untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas. Kinerja dosen yang tinggi dapat dicapai jika dosen memiliki keterikatan dengan pekerjaannya. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran keterikatan kerja pada dosen-tetap ditinjau dari karakteristik personal.Teori yang digunakan adalah teori keterikatan kerja. Keterikatan kerja diartikan sebagai motivasi dan pikiran positif yang berhubungan dengan pekerjaan yang dicirikan dengan aspek vigour, dedication, dan absorption (Schaufeli & Bakker, 2003). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Partisipan penelitian adalah dosen-tetap yang berjumlah 602 orang. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner keterikatan kerja.Analisis data menggunakan independent sample t-test dan one way anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen-tetap memiliki keterikatan kerja yang tinggi (M = 4,21), dan memiliki skor yang tinggi pada semua dimensinya, vigor (M= 4,18), dedication (M= 4,28), dan absorption (M= 4,16). Selain itu diperoleh hasil, semakin meningkatnya  usia dan masa kerja, maka keterikatan kerja semakin tinggi.  Jika  dikaitkan dengan tingkat pendidikan dan jabatan fungsional dosen, semakin tinggi tingkat pendidikan dan jabatan fungsional dosen,semakin tinggi keterikatan kerja. Namun, jika dianalisis berdasarkan jenis kelamin, tidak terdapat perbedaan keterikatan kerja antara dosen laki-laki dan perempuan.

Kata kunci: keterikatan kerja, karakteristik personal, dosen tetap.

Keywords

keterikatan kerja, karakteristik personal, dosen tetap.

Full Text:

PDF

References

Bakker, A.B. (2011). An evidence – based model of work engagement. Current Directions in Psychological Science, 20(4), 265 – 269.

Bakker, A.B., & Bal, P.M. (2010). Weekly work engagement and performance: A study among starting teachers. Journalof Occupational and Organizational Psychology, 83, 189-206.

Bakker, A.B.,& Demerouti E.(2008). Towards a model of work engagement.The Journal of Career Development International, 13(3). 209-219.

Bakker, A.B., Demerouti, E., & Verbeke, W. (2004). Using the job demands-resources model to predict burnout and performance. Human Resource Management, 43, 83-104.

Bakker, A.B., Gierveld, J.H. &Van Rijswijk, K. (2006). Success factors amongfemale school principals in primary teaching: A study on burnout, work engagement, and performance. Right Management Consultants, Diemen.

Hakanen, J., Bakker,A. B.,& Schaufeli, W. B. (2006). Burnout and work engagementamong teachers. Journal of School Psychology, 43, 495-513.

Salanova, M., Agut, S., & Peiro, J. M. (2005). Linking organizational resources and work engagement to employee performance and customer royalty: The mediation of service climate. Journal of Applied Psychology, 90, 1217-1227.

Schaufeli, W. B., & Bakker, A. B. (2003). UWES-Utrecht work engagement scale: Test manual.Department of Psychology, Utrecht University. Unpublished manuscript.

Schaufeli, W. B., & Bakker, A. B. (2004). Job demands, job resources and their relationship with burnout and engagement: a multi-sample study. Journal of Organizational Behavior, 25(3), 293–315.

Schaufeli, W.B., & Bakker, A.B., & Salanova, M. (2006). The measurement of work engagement with a short questionnaire: A cross-national study. Educational and Psychological Measurement, 66, 701-716.

Schaufeli, W., & Salanova, M. (2007). Work engagement: An emerging psychological concept and its implications for organizations. In S. W. Gilliland, D. D. Steiner, & D. P. Skarlicki (Eds.), Managing social and ethical issues in organizations (pp. 135–177). Greenwich: Information Age Publishing.

Schaufeli, W.B., Taris, T.W., & Bakker, A.B.(2006). Dr. Jekyll or mr. Hyde: On the difference between work engagement and alkoholism. In R.J. Burke (Ed.). Research companion to working time and work addiction (pp. 193-217). Cheltenham, Glos, UK: Edward Elgar.

Tim Tempo. Panduan Memilih Program Studi (2010). Gramedia, Jakarta. Undang-undang Republik Indonesia

Copyright (c) 2017 Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni

Refbacks

  • There are currently no refbacks.