Perilaku Kerja, Perceived Stress, dan Social Support pada Mahasiswa Internship

Kiky Dwi Hapsari Saraswati
| Abstract views: 613 | views: 3540

Abstract

Mahasiswa perlu diberi pembekalan agar lebih siap untuk memasuki dunia kerja. Strategi yang digunakan oleh universitas untuk mengatasinya adalah menyelenggarakan program internship. Tantangan yang harus dihadapi oleh mahasiswa adalah perbedaan situasi dan kondisi di lingkungan kampus dan instansi tempat ia melaksanakan program internship, sehingga perilaku yang ditampilkan pun harus berbeda. Perilaku di tempat kerja atau perilaku kerja (PK) adalah segala sesuatu yang dilakukan oleh seseorang di lingkungan kerjanya (Ivancevich, 2014). Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku adalah emosi, yang dapat disebabkan oleh stress. Sebagai mahasiswa tahun akhir, mereka masih dituntut untuk menyelesaikan tugas-tugas akhir. Tuntutan-tuntutan tersebut dikeluhkan sebagai faktor penyebab stress. Perceived Stress (PS) adalah perasaan atau pikiran yang dimiliki seseorang terhadap hal-hal dalam kehidupannya yang dapat membuatnya stress serta kemampuannya untuk mengatasi stress tersebut (Varghese, Norman, & Thavaraj, 2015). Kedekatan emosi dengan orang lain terbukti berkorelasi dengan well-being seseorang dan melindungi seseorang dari efek stress tingkat tinggi (Ammar, Nauffal, & Sbeity dalam King, Vidourek, Merianos, Singh, 2014). Dukungan emosi akan mengurangi hubungan yang membuat stress-depresi (Felsten, 1998, dalam King, Vidourek, Merianos, Singh, 2014). Dengan kata lain, Social Support (SS) akan membantu seseorang untuk mengatasi stress yang dirasakannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran PS dan SS terhadap PK pada mahasiswa internship. Metode penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan Work Behavior Assessment, Personal Resource Questionnaire, dan Perceived Stress Scale. Kuesioner disebarkan pada 52 mahasiswa Fakultas Psikologi yang sedang mengikuti program internship. Hasil yang didapatkan adalah PS dan SS berperan signifikan terhadap PK (F = 4,296, p < 0,05).

Kata kunci: perilaku kerja, perceived stress, social support, mahasiswa, internship

Keywords

perilaku kerja, perceived stress, social support, mahasiswa, internship

Full Text:

PDF

References

Cohen, S., & Williamson, G. (1988). Perceived stress in a probability sample of the United States. In S. Spacapam & S. Oskamp (Eds.), The social psychology of health: Claremont Symposium on applied social psychology. Newbury Park, CA: Sage

Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. 2003. http://www.kemenperin.go.id/kompetensi/ UU_13_2003.pdf , 12 Maret 2017

Gibson, E.J. (1992). How to think about perceptual learning: twenty-five years later. In: Pick, H.L., van den Broek, P., Knill, D.C. (Eds.), Cognition: Conceptual and Methodological Issues. American Psychological Association, Washington, DC, pp. 215–237.

Glozah, F. N. (2013). Effects of academic stress and perceived social support on the psychological wellbeing of adolescents in Ghana. Open Journal of Medical Psychology, 2(4), 143-150.

King, K., Vidourek, R., Merianos, A., & Singh, M. (2014). A study of stress, social support, and perceived happiness among college students. Journal of Happiness & Well-Being, 2, 132– 144.

Ivancevich, J.M., Konopaske, R., and Matteson, M.T., (2014). Organizational behavior & management (10 ed).New York: McGraw Hill.Michon, H., Kroon, H., van Weeghel, J., & Schene, A.H. (2004). The generic work behavior questionnaire (GWBQ): Assessment of core dimensions of generic work behavior of people with severe mental illnesses in vocational rehabilitation. Psychiatric Rehabilitation Journal: volume 28, Number 1/summer 2004 (40-47).

Mojoyinola, J.K. (2008). Effects of Job Stress on Health, Personal and Work Behaviour of Nurses in Public Hospitals in Ibadan Metropolis, Nigeria. Ethno-Med., 2(2), 143-148. Musriha. (2011). Influences of Work Behavior, Work Environment and Motivation in Clove

Cigarette Factories in Kudus Indonesia. Journal of Academic Research International, 1(3),

-314.

Robbins, P. Stephen. (2002). Prinsip-prinsip Perilaku Organisasi. Edisi Kelima. Jakarta:

Erlangga.

Robbins, Stephen P. (2003). Perilaku Organisasi, Jilid 2. PT. Indeks Kelompok Gramedia,

Jakarta.

Sarafino, E.P. (2006). Health Psychology: Biopsychosocial Interactions. Fifth Edition. USA:

John Wiley & Sons.

Varghese RP, Norman TSJ, Thavaraj HS. (2015). Perceived Stress and Self Efficacy among

College Students: A Global Review. International Journal of Human Resource

Management and Research. 5(3),15–24.

Weiss, R. S. (1974). The provisions of social relationships. In Z. Rubin (Ed.), Doing unto others

(pp. 17–26). Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.

Yasin, A. S., & Dzulkifli, M. A. (2011). Differences in Depression, Anxiety and Stress between

Low-and High-Achieving Students. Journal of Sustainability Science and Management 6(1), 169-178.

Copyright (c) 2017 Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni

Refbacks

  • There are currently no refbacks.