PENERAPAN GROUP ART THERAPY BAGI ANAK-ANAK MASA PERTENGAHAN YANG MEMILIKI KECENDERUNGAN AGRESI VERBAL

Fidia Hanan Zahara, Debora Basaria Yulianti, Santy Yanuar Pranawati

Article Metrics

Abstract view : 221 times
PDF - 213 times

Abstract

Rumah singgah X adalah sebuah rumah singgah yang berada di lokasi perkampungan nelayan Cilincing, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang memberikan bimbingan belajar gratis bagi anak-anak dari kalangan masyarakat pra sejahtera dimana sebagian besar pekerjaan orangtuanya seperti nelayan, pemulung, pengemis, sopir, pekerja kasar/buruh dan keluarga dengan pendapatan minim. Berbagai kesulitan hidup dan lingkungan yang kurang kondusif di rumah singgah X menimbulkan dampak beraneka ragam dalam diri anak-anak tersebut, salah satunya adalah munculnya perilaku agresi verbal. Oleh sebab itu, group art therapy diterapkan untuk mengurangi agresi verbal dari 5 orang anak di rumah singgah X. Penelitian ini menggunakan mixed method one group pre-test, post-test design dengan menggunakan alat ukur agresivitas, tes CFIT, draw a person test dan wawancara semi terstruktur yang dianalisa untuk mengetahui perbandingan hasil sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Setelah intervensi, berdasarkan hasil observasi, draw a person test dan skala agresivitas menunjukkan adanya penurunan skor agresi verbal pada kelima partisipan. Hal ini menunjukkan bahwa group art therapy cukup efektif untuk mengurangi kecenderungan agresi verbal pada kelima anak di rumah singgah X.

Keywords

Anak-anak masa pertengahan; Group Art Therapy; Rumah Singgah; Agresi Verbal

Full Text:

PDF

References

Buss, A.H & Perry, M. 1992. The Aggression Questionnaire. Journal of Personality and Social Psychology. The American Psychological Association, Inc.

Djiwandono, S. (2005). Konseling dan terapi dengan anak dan orang tua. Jakarta: PT Grasindo.

Hurlock. E. B. (1987). Perkembangan anak. Jakarta : Erlangga.

Kartono, K. (2007). Perkembangan psikologi anak. Jakarta: Erlangga.

Kristianto, A (2009). Perilaku Agresif Anak-anak Perkampungan Sosial Pingit Yayasan Sosial Soegijapranata. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

Landgarten, H.B. 1981. Clinical Art Therapy A Comprehensive Guide. New York : Bruner/Mazel publishers.

Landreth, Garry L. 2001. Innovations In Play Therapy. London : Taylor & Francis Group

Malchiodi, C. (2003). Handbook of art therapy. London: Guilford Press.

Mulyana, Deddy, Ibrahim, Idi S. (1997). Bercinta dengan Televisi. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Pohan, I. (1986). Masalah anak bermasalah. Jakarta: PT Midas Surya Gratinda.

Santoso, H. (2005). Disini matahariku terbit. Jakarta: PT Gramedia.

Shechtman, Z., Freidman, Y., Kashti, Y & Sharabany, R. 2009. Group Counseling to Enhance Adolescents Close Friendships. International Journal of Group Psychotherapy, 52, 4; 537-553

Wirawan. 2009. Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia: Teori Aplikasi dan Penelitian. Jakarta: Salemba Empat.

Copyright (c) 2018 Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni

Refbacks

  • There are currently no refbacks.