GAMBARAN TRUST PADA DEWASA AWAL YANG MENGALAMI PERCERAIAN ORANGTUA DAN SEDANG BERPACARAN (STUDI KASUS DI JAKARTA)

Ira Liana, Denrich Suryadi

Article Metrics

Abstract view : 510 times
PDF - 756 times

Abstract

Perceraian orang tua adalah kejadian yang berdampak pada hidup seseorang. Sementara itu tugas perkembangan individu pada masa dewasa awal adalah intimacy versus isolation. Persahabatan yang kaya mengandung komponen yang bermanfaat keintiman. Salah satu komponen tersebut adalah trust atau rasa percaya. Trust merupakan sesuatu yang tak ternilai dalam hubungan dekat manapun karena trust membuat rasa saling bergantung semakin enak, membuat kita bersedia untuk berinvestasi di dalam hubungan tersebut, dan membuat kita berusaha untuk melindungi dan merawat hubungan tersebut. Terdapat lima karakteristik dari trust yang disebutnya lima A, yaitu attention, acceptance, appreciation, affection, allowing. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara semi terstruktur kepada 4 individu yang berusia 19-30 yang mengalami perceraian orang tua dan sedang menjalin hubungan dengan lawan jenis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang gambaran pemenuhan karakteristik dan faktor yang mempengaruhi pembentukan trust pada individu dewasa awal yang mengalami perceraian orang tua, karena di masa tersebut individu sedang mencari hubungan dengan orang lain ataupun lawan jenis. Studi ini berlangsung selama 4 bulan dari Maret sampai Juni 2015. Hasil dari penelitian ini adalah 3 dari 4 subyek memenuhi kelima karakteristik trust. Selain dipengaruhi oleh latar belakang keluarga, rasa trust subyek juga dipengaruhi oleh riwayat hubungan dengan lawan jenisnya.

Keywords

trust; perceraian orangtua; hubungan pacaran; dewasa awal

Full Text:

PDF

References

Pertimbangan sebelum bercerai. (2012). Diunduh dari http://female.kompas.com/read/2012/10/10/1809133/4.Hal.yang.Perlu.Dipertimbangkan.Sebelum.Bercerai

Amato, P. R. (2014). The consequences of divorce for adults and children: An update. Društvena istraživanja: časopis za opća društvena pitanja, 23(1), 5-24.

Berns, R. M. (2010). Child, family, school, community: Socialization and support (8th ed.). US: Wadsworth.

Carr, A. (2013). Positive psychology: the science of happiness and human strength (2nd ed.). New York, NY: Routledge.

Dariyo, A. (2004). Psikologi perkembangan dewasa muda. Jakarta: Grasindo.

Conklin, S. E. (2008). Trust and intimacy in young adulthood: The impact of divorce. Massachusetts, MA: ProQuest LLC.

Dermawan, S., & Sutaryo, L. P. P. (2011). Penyesuaian diri remaja yang tinggal dengan orang tua bercerai. Jurnal Penelitian Psikologi. 2(2), 201-219.

Ekos, S., The, M. & Hastuti, R. (2010). Gambaran pengambilan keputusan menikah individu dewasa awal yang mengalami perceraian orang tua. Arkhe Jurnal Ilmiah Psikologi, 15(1), 66-80.

Fazriyati, W. (2012). 4 Masalah hubungan akibat perceraian orang tua. Diunduh dari http://female.kompas.com/read/2012/11/15/20210993/4.Masalah.Hubungan.Akibat.Perceraian.Orangtua

Feist, J.G. & Feist, J. (2009). Theories of personality (7th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.

Fergusson, D. M., McLeod, G. F., & Horwood, L. J. (2014). Parental separation/divorce in childhood and partnership outcomes at age 30. Journal of child psychology and psychiatry, 55(4), 352-360.

Herron, O. E. (2009). A qualitative study of trust and the superintendency. Ann Arbor, MI: ProQuest LLC.

Ihromi, T. O. (1999). Bunga rampai sosiologi keluarga. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

King, L. A., (2011). The science of psychology: An appreciative view (2nd ed.). New York, NY: McGraw-Hill.

King, V. (2002). Parental divorce and interpersonal trust in adult offspring. Journal of Marriage and Family. 64(3). 642-656.

Lamanna, M. A, & Riedmann, A. (2012). Marriages, families,and relationships (7th ed.). Belmont, CA: Wadsworth.

Miller, R. S., Perlman, D., & Brehm, S. S. (2007). Intimate relationships (3rd ed.). New York, NY: McGraw-Hill.

Olson, D. H. & DeFrain, J. (2000). Marriage and the family diversity and strengths (3 th ed.). California, CA: Mayfield

Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D., (2009). Human development (11st ed.). New York, NY: McGraw-Hill.

Piotrkowski, G. (2008). Children of divorce: confused love seekers. Westport, CT: Praeger Publishers.

Richo, D. (2010). Daring to trust: Opening ourselves to real love and intimacy. Boston, MA: Shambhala Publication Inc.

Robbins, S. P., Judge, T. A. (2012). Organizational behavior (15th) ed. New Jersey, NY: Prentice Hall

Rotenberg, K. J., Macdonald, K. J., & King, E. V. (2004). The relationship between loneliness and interpersonal trust during middle childhood. The Journal of Genetic Psychology. 165(3). 233-249.

Santrock, J. W. (2005). Adolescence (10th ed.). New York, NY: Mc-GrawHill.

Santrock, J. W. (2011). Educational psychology (5th ed.). New York, NY: Mc-Graw-Hill.

Santrock, J. W. (2008). Life-span development (11th ed.). New York, Ny: Mc-Graw-Hill.

Sigelman, C. K., Rider, E. A. (2006). Life-span human development (6th ed.). Belmont, CA. Thomson Higher Education.

Szcześniak. M., Colaço. M., & Rondón. G. (2012). Development of interpersonal trust among children and adolescents. Polish Psychological Bulletin. 43(1). 50-58.

Tingkat perceraian di Indonesia meningkat. (2011). Diunduh dari m.detik.com/news/read/2011/08/04/124446/1696402/10/tingkat-perceraian-di-indonesia-meningkat

Weiten, W., Lloyd, M. A., Dunn, D. S., & Hammer, E. Y. (2009). Psychology applied to modern life: Adjustmeny in the 21st century (9th) ed. Belmont, CA. Wadsworth Cengage Learning.

Zimmerman, J. Thayer, E. (2003). Adult children of divorce: How to overcome the legacy of your parents’ breakup and enjoy love, trust, and intimacy. Oakland: CA. New Harbinger.

Copyright (c) 2018 Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni

Refbacks

  • There are currently no refbacks.