Journal History

Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis merupakan satu dari Tiga Serangkai Jurnal Muara yang diterbitkan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara, yaitu: Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni (JMISHS); Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis (JMIEB), dan Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran, dan Ilmu Kesehatan (JMSTKIK). Edisi perdana dari ketiga Jurnal Muara tersebut terbit pada bulan April 2017.

Lahirnya Tiga Serangkai Jurnal Muara tersebut tidak dapat dilepaskan dari pelaksanaan Seminar Nasional Riset Multidisiplin (SNRM) 2017 pada hari Jumat dan Sabtu, tanggal 24 dan 25 Maret 2017.  Seminar Nasional Riset Multidisiplin 2017 merupakan Seminar Nasional yang digagas oleh Rektor Universitas Tarumanagara (Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan, S.T., M.T.), untuk menyediakan wadah publikasi terutama bagi para dosen (terutama dosen muda), mahasiswa, maupun para praktisi dari berbagai disiplin ilmu.  Gagasan Rektor Untar tersebut ditindaklanjuti oleh Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Untar  (Jap Tji Beng, Ph.D.) yang membentuk Panitia Seminar Nasional Riset Multidisiplin (SNRM) pada pada tanggal 14 Januari 2017.  Pada tanggal 1 Februari 2017, panitia memulai langkah publikasi kegiatan SNRM 2017 ke sekitar 48 perguruan tinggi di Indonesia.  Pada pelaksanaannya, SNRM 2017 diikuti oleh 27 perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Dalam Seminar Nasional Riset Multidisiplin (SNRM) yang dimulai tahun 2017 tersebut, dibangun kelompok-kelompok presentasi dan diskusi khusus bidang ilmu, namun para peserta dari berbagai bidang ilmu lain dapat masuk ke kelompok-kelompok presentasi dan diskusi yang mereka minati. Seminar Nasional Riset Multidisiplin 2017 telah berperan sebagai wadah bagi akademisi dan praktisi untuk mempelajari cara pikir dari berbagai bidang keilmuwan.  Pertemuan ilmiah multidisiplin semacam ini telah menjadi trend yang berkembang di Asia.  Pertemuan ilmiah multidisiplin menjadi wadah bagi para akademisi untuk memahami cara berpikir bidang-bidang ilmu yang berbeda, sehingga dapat terbentuk pemahaman dan kolaborasi yang sulit dicapai apabila setiap bidang ilmu terisolasi dari pemikiran bidang lainnya.

Salah satu produk penting dari Seminar Nasional Riset Multidisiplin 2017 ini adalah makalah-makalah.  Makalah-makalah tersebut kemudian melalui serangkaian proses. Dengan demikian, artikel-artikel yang terbit dalam Tiga Serangkai Jurnal Muara 2017 merupakan artikel-artikel terpilih yang telah melalui dua proses: (a) proses presentasi dan pemerolehan masukan dari para peserta SNRM 2017 yang mengikuti presentasi makalah tersebut, dan (b) proses review dan perbaikan oleh penulis melalui OJS (Online Journal System). Artikel yang bersumber dari makalah tersebut diterbitkan dalam tiga jurnal yang berbeda sesuai bidang ilmu yang menjadi penekanan utama dari makalah tersebut: bidang ilmu sosial, humaniora, dan seni; bidang ilmu ekonomi dan bisnis; dan bidang sains, teknologi, kedokteran dan ilmu kesehatan. Dalam perkembangan selanjutnya, ketiga jurnal tersebut juga menerima artikel-artikel yang dikirimkan secara mandiri, di luar Seminar Nasional Riset Multidisiplin.

Nama Jurnal “Muara” diperoleh melalui proses brain-storming dalam salah satu rapat yang dihadiri Jap Tji Beng, Ph.D., Sri Tiatri, Ph.D., Dr. Fransisca Iriani R. Dewi, M.Si., dan Agus Budi Dharmawan, S.Kom., S.T., M.Sc. di Ruang Rapat Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) pada bulan Maret 2017.  Setelah melalui proses diskusi yang panjang, nama “Muara” dikemukakan oleh Direktur PPM (Jap Tji Beng, Ph.D.).  Dari sisi sejarah, “Muara” adalah nama salah satu Prasasti Kerajaan Tarumanagara, yaitu nama kerajaan yang dijadikan nama Universitas Tarumanagara. Selain itu, “Muara” adalah akhir dari perjalanan sungai. Melalui perumpamaan suatu sungai, suatu penelitian yang dilaksanakan bermuara dalam publikasi ilmiah di suatu jurnal ilmiah. Jurnal Muara melambangkan muara dari perjalanan suatu penelitian. Selanjutnya proses penciptaan sampul jurnal yang melambangkan muara sungai, dilakukan oleh Sri Tiatri, Ph.D. bersama dosen Fakultas Seni Rupa dan Disain Untar, Heru Budi Kusuma, S.Sn., M.Ds. Warna menjadi pembeda dari Tiga Serangkai Jurnal Muara.  Sementara itu, hal-hal yang terkait teknik informatika dilakukan oleh Agus Budi Dharmawan, S.Kom., M.T., M.Sc., dibantu seorang mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi, yaitu Nadia Ramadani. Selanjutnya, masing-masing jurnal dari Tiga Serangkai Jurnal Muara diasuh oleh para pengasuh yang berbeda, dan berkembang dengan arah masing-masing.

Tiga Serangkai Jurnal Muara diharapkan dapat berkelanjutan, dan memberikan kontribusi yang bermakna bagi kehidupan masyarakat, khususnya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menyampaikan alternatif-alternatif solusi terhadap permasalahan masyarakat. Jurnal ini diharapkan terus berkembang, berkelanjutan, dan menjadi wadah publikasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.