ANALISIS FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB MUSCULOSKELETAL DISORDERS DAN STRES KERJA (STUDI KASUS di PLN PLTGU CILEGON)

Ahmad Fauzi Dwi Hartono, Hartomo Soewardi

Article Metrics

Abstract view : 100 times
DOWNLOAD - 106 times

Abstract

Pengoperasian pembangkit energi listrik memiliki tingkat kompleksitas tinggi dan risiko bahaya keselamatan dan kesehatan pada pekerja. Oleh karena itu dibutuhkan kondisi stamina tubuh sehat jasmani dan rohani. Berdasarkan survei awal yang dilakukan pada bagian operasi dan pemeliharaan PLN PLTGU, diperoleh tingkat risiko musculoskeletal disorders: 97% sedang dan 3% tinggi, tingkat  risiko stres kerja: 80% sedang dan 3% tinggi, tingkat risiko kelelahan kerja: 83% tinggi dan 17% sedang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko penyebab musculoskeletal disorders dan stres kerja serta memberikan rekomendasi perbaikan yang diperlukan. Metode yang digunakan adalah  ergonomics evaluation checklist dan  analisis statistik non parametric dengan metode Cochran’s Q Tes. Hasil penelitian ini mengidentifikasi bahwa risiko musculoskeletal disorders  disebabkan oleh aktivitas berulang, membungkuk, menunduk, mendongak, menjangkau berlebihan, berdiri,  dan jari menekan. Sedangkan penyebab risiko stress kerja yaitu faktor fisik lingkungan kerja: kebisingan, pencahayaan, suhu ruang dan faktor somatis: kondisi tubuh yang mudah lelah dan sakit, sehingga perlu dilakukan perbaikan untuk faktor tersebut selain perlu adanya  pengembangan pengetahuan tentang kesehatan kerja dan ergonomi,  standarisasi alat pelindung diri, aktivitas olahraga yang teratur dan peningkatan hidup sehat tanpa rokok.

Keywords

musculoskeletal disorders; stres kerja; aktivitas berulang; sikap kerja tidak alamiah; faktor fisik lingkungan kerja; faktor somatis.

Full Text:

DOWNLOAD

References

Suma’mur P.K., MSc., Dr. (2013). Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hiperkes). Edisi 2. Penerbit CV Sagung Seto. Jakarta.

Kroemer, K.H.E. and Grandjean, E. (1997). Fitting the Task to the Human: A Textbook of Occupational Ergonomics. 5th edn. Taylor & Francis Inc. London.

Peter, VI. (2004). Muskuloskeletal Disorders. Taylor and Francis. London.

Anis, J.F. & McConville, J.T. (1996). Anthropometry. Edited by Bhattacharya, A. and McGlothlin, J.D. (1996). Occupational Ergonomics: Theory and Application. Marcel Dekker Inc. New York

Waters, T.S. and Putz-Anderson, V. (1996). Manual Material Handling. Edited by Bhattacharya, A. and McGlothlin, J.D. (1996). Occupational Ergonomics: Theory and Application. Marcel Dekker Inc. New York.

Manuaba, A. (2000). Ergonomi, Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Editor: Sritomo Wignyosoebroto dan Stefanus Eko Wiranto (2000). Proceeding Seminar Nasional Ergonomi 2000. Guna Wijaya. Surabaya.

Astrand, P.O. and Rodahl, K. (1977). Textbook of Work Physiology: Physiological Bases of Exercise. Second Edition. McGraw-Hill. New York.

Pulat, B.M. (1997). Fundamentals of Industrial Ergonomics. Second Edition. Waveland Press, Inc. Illinois.

Wilson, J.R. and Corlett, N. (2005). Evaluation of Human Work. Third Edition. Taylor & Francis. London.

Dryastiti, P.E.(2013). Hubungan antara Beban Kerja dengan Tingkat Keluhan Musculoskeletal pada Perawat di ruang Ratna dan Ruang Medical Surgical RSUP Sanglah, Denpasar. Skripsi. Universitas Udayana Denpasar

Patton, P. (1998). Emotional Intelegence di tempat kerja. Ed. Julia Tahitoe. Jakarta

M. C. Hochberg et al., “Guidelines for the medical management of osteoarthritis. Part II. Osteoarthritis of the knee. American College of Rheumatology.,” Arthritis Rheum., 1995

Wantoro, B. 1999. Stress Kerja. Majalah Hiperkes dan Keselamatan Kerja. Jakarta. VolXXXII (3): 3-9.

Cartwright, S., Cooper, C. L., & Murphy, L. R. (1995). Diagnosing a healthy organization: A proactive approach to stress in the workplace. In L. R. Murphy, J. J. Hurrell, Jr., S. L. Sauter, & G. P. Keita (Eds.), Job stress interventions (pp. 217-233). Washington, DC, US: American Psychological Association

Cooper, C. L., & Payne, R. L. (1992). International perspectives on research into work, well-being, and stress management. In J. C. Quick, L. R. Murphy, & J. J. Hurrell (Eds.). Stress & well-being at work: Assessments and interventions for occupational mental health (pp. 348-368). Washington, DC, US: American Psychological Association.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.