PENYEIMBANGAN LINTASAN PADA DIVISI SEWING DENGAN CRITICAL PATH METHOD
Main Article Content
Abstract
Lintasan produksi pembuatan gamis pada divisi sewing mengalami bottlenect pada beberapa
stasiun kerja akibat dari tidak meratanya waktu operasi pada setiap stasiun kerja. Masalah
tersebut menyebabkan waktu pengerjaan menjadi lama yang berakibat perlunya waktu lembur.
Tujuan dari penelitian ini yaitu menyeimbangkan lintasan produksi pada divisi sewing untuk
mengurangi waktu lembur. Metode yang digunakan untuk penyeimbangan lintasan adalah
metode jalur kritis atau Critical Path Method (CPM). Jumlah stasiun kerja awal adalah 20
stasiun dengan jumlah operasi sebanyak 26 operasi. Hasil penelitan menunjukkan jumlah
stasiun kerja yang terbentuk adalah 22 stasiun sehingga tidak terjadi bottleneck dan waktu
lembur hanya 0,78 jam dari yang semula 2,74 jam. Terjadi penambahan operator yang semula
20 operator yang menangani 20 stasiun kerja menjadi 22 operator untuk menangani 22 stasiun
kerja. Upah per jam karyawan untuk 22 orang karyawan pada kondisi aktual sebesar Rp
4.684.868,5, upah per jam karyawan dengan Critical Path Method sebesar Rp 3.504.281,6.
Perbaikan lintasan dengan Critical Path Method memberikan penghematan upah per jam
karyawan sebesar Rp 1.180.586,9.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
All publications by Jurnal Ilmiah Teknik Indsutri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) [p-ISSN: 2337-5841, e-ISSN: 2355-6528] is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
V. Gaspersz, Operation Planning And Inventory Control. Jakarta: PT Gramedia Pustaka
Utama, 2004.
T. Baroto, Perencanaan dan Pengendalian Produksi. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2002.
H. H. Azwir and H. W. Pratomo, “Implementasi Line Balancing untuk Peningkatan
Efisiensi di Line Welding Studi Kasus : PT X,” J. Rekayasa Sist. Ind., vol. 6, no. 1, pp.
–64, 2017.
F. Dasanti, F. Jakdan, and T. Santoso, “Penerapan Konsep Line Balancing Untuk
Mencapai Efisiensi Kerja Yang Optimal Pada Setiap Stasiun Kerja Di PT GARMENT
JAKARTA,” Bull. Appl. Ind. Eng. Theory, vol. 2, no. 1, pp. 2–7, 2020.
D. Y. Handayani, M. Bayu Prihandono, and A. Kiftiah, “Analisis Metode Moodie
Young Dalam Menentukan Keseimbangan Lintasan Produksi,” Bul. Ilm. Mat. Stat. dan
Ter. Vol., vol. 5, no. 03, pp. 229–238, 2016.
G. Nugrianto, M. Syambas, R. Diky, and N. Demus, “Analisis Penerapan Line
Balancing untuk Peningkatan Efisiensi pada Proses Produksi Pembuatan Pagar Besi
Studi Kasus : CV . Bumen Las Kontraktor,” Bull. Appl. Ind. Eng. Theory, vol. 1, no. 2,
pp. 46–53, 2020.
A. Maulana and F. Kurniawan, “Time Optimization Using Cpm , Pert And Pdm
Methods In The Social And Department Of Kelautan Building Development Project
Gresik District,” IJTI(International J. Transp. Infrastruktur, vol. 2, no. 2, pp. 58–67,
G. R. Heerkens, Project Management. McGraw-Hill, 2001.
N. Boysen, M. Fliedner, and A. Scholl, “A classification of assembly line balancing
problems,” Eur. J. Oper. Res., vol. 183, pp. 674–693, 2007, doi:
1016/j.ejor.2006.10.010.
P. Mahajan and A. Manoria, “Balancing The Line By Using Heuristic Method Based
On Cpm In SALBP – A Case Study,” IJRET Int. J. Res. Eng. Technol., vol. 04, no. 12,
pp. 76–80, 2015.
W. U. Haq and A. Kaushik, “An mprovement in assembly line balancing problem using
critical path model,” Int. J. Adv. Res. Dev., vol. 2, no. 5, pp. 382–387, 2017.
M. Fathi, A. Jahan, M. K. A. Ariffin, and N.Ismail, “A new heuristic method based on
CPM in SALBP M.,” J. Ind. Eng. Int., vol. 7, no. 13, pp. 1–11, 2011.
Ristiyani, R. Jonathan, and S. Danna, “Analisis Perhitungan Upah Lembur Karyawan
Kontrak Pada PT SLJ Global Tbk,” Fak. Ekon. Univ. 17 Agustus 1945 Samarinda, no.
, pp. 1–10, 2003.
Keputusan Menteri Tenaga Kerja, Keputusan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi
Republik Indonesia Tentang Waktu Kerja Lembur dan Upah Kerja Lembur. 2004, pp.
–5.
T. Sumarningsih, “Pengaruh Kerja Lembur pada Produktivitas Tenaga Kerja
Konstruksi,” Media Komun. Tek. Sipil, vol. 20, pp. 63–69, 2014
Lenggogeni, “Dampak Lembur Terhadap Produktifitas Tenaga Kerja Konstruksi,”
MENARA, J. Tek. SIPIL, vol. 1, pp. 108–119, 2006.
A. A. Kusuma and Y. Soesatyo, “Pengaruh Beban Kerja Terhadap Stres Kerja Dan
Dampaknya Terhadap Kinerja Karyawan,” J. Ilmu Manaj. |, vol. 2, no. April, 2014.
M. Qoyyimah, T. H. Abrianto, and S. Chamidah, “Pengaruh Beban Kerja , Stres Kerja
dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Bagian Produksi PT . INKA,” Asset
J. Ilm. Bid. Manaj. dan Bisnis, vol. 2, no. 1, pp. 11–20, 2019