PEMBUATAN DESAIN RAMBU LALU LINTAS UNTUK MENGOPTIMALISASI PERILAKU TERTIB PENGGUNA JALAN DI TUBAGUS ANGKE, JAKARTA BARAT

Margaretha Sandi, Theresia Budi Jayanti
| Abstract views: 55 | views: 38

Abstract

Pelanggaran yang terjadi pada infrastruktur transportasi beragam, dari parkir liar kendaraan pada tepi jalan raya yang mengganggu alur pedestrian, atau perilaku pengemudi yang menghiraukan signage rambu-rambu lalu lintas, sering terjadi pada kota Jakarta. Dari berbagai ketidaktertiban lalu lintas yang terjadi dapat menimbulkan efek keberlanjutan, satu kasus diantaranya ialah perilaku pengemudi kendaraan yang cenderung berhenti pada zona zebra cross, atau bahkan sudah melewati jauh dari zona tersebut pada perhentian lampu merah. Persimpangan jalan Tubagus Angke merupakan salah satu persimpangan yang padat, banyak dilalui kendaraan berbagai jenis (angkot, mobil pribadi, sepeda, pejalan kaki, pedagang dengan gerobak, dll). Pada persimpangan Tubagus Angke ini juga banyak terjadi pelanggaran terutama di area sekitar lampu pemberhentian dan zebra cross, sehingga sering terjadi kecelakaan. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, tim pelaksana berusaha untuk memberikan solusi dalam mengoptimalkan perilaku tertib masyarakat di perempatan jalan melalui instalasi desain optimalisasi rambu lalu lintas (khususnya zebra cross). Melalui pembuatan desain zebra cross ini, diharapkan para pengguna jalan mempunyai kesadaran akan fungsi zebra cross dan tertib terhadap lampu lalu lintas, terutama pada saat posisi berhenti di persimpangan jalan. Kegiatan pengabdian ini terbagi menjadi 2 tahapan dalam satu rangkaian kegiatan. Pada tahap perencanaan meliputi survey awal, pengukuran, penggambaran serta dokumentasi. Sehingga menghasilkan gambar kerja skalatis yang sudah disesuaikan dengan kondisi real lokasi. Tahap pelaksanaan dilaksanakan melalui pemasangan materi desain pada lokasi. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan setelah pemasangan desain zebra cross, terjadi peningkatan perilaku tertib pengguna jalan, khususnya di perempatan jalan pada saat lampu merah menyala.

Keywords

perilaku tertib;Tubagus Angke;zebra cross

Full Text:

PDF

References

Amelia, M.. 2018. Marka Pembatas Jalan Boleh Dicat Warna-Warni, Ini Aturannya.

Arifin, M. Z.; Prawito, G. S.; dan Ramadhan D.2007. Analisis Efektifitas Fasilitas Zebra cross Pada Jl. MT Haryono dan Jl. Gajayana. Malang.

Direktorat Jenderal Bina Marga, 1995. Tata Cara Perencanaan Fasilitas Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan. Jakarta.

Fransiska, Robet. 2013. Pengaruh Pencahayaan terhadap Psikologi.

Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat : SK.43/AJ 007/DRJD/97 Permenhub No 34 Tahun 2014

NRA, 2011. Pedestrian Crossing Specification and Guidance. Diambil dari http://www.tiipublications.ie/downloads/SRM/15-NRA-Pedestrian-Crossing.pdf


Refbacks

  • There are currently no refbacks.