KONSEP “STUDIO KREATIF” MEDIA AKSELERASI PERTUMBUHAN EKONOMI KREATIF DI KABUPATEN KENDAL

Prihatin Dwihantoro, I Gede Wyana Lokantara
| Abstract views: 268 | views: 422

Abstract

Kendal Regency is one of many regencies in Central Java with abundant natural resources, especially in agriculture, fisheries, handicrafts, and tourism. Some of the potential resources include milkfish, rambak crackers, batik tulis, and also border crafts. However, despite the potential, some developmental problems still exist, namely the unmanaged potential of various sectors in Kendal Regency. In order to overcome these problems, a plan that is systematic, dynamic and applicable is required. The strategy is to form a forum that accommodates various elements / communities to develop a system that can manage existing potential in Kendal Regency. The purpose of this research is to develop a concept to serve as a role model in the implementation of creative economy development activities in an effort to accelerate the growth of sub-sectors.This research is an applied research with the final goal of solving the problems at the research location by designing a model and formulating strategies for managing the potential of creative economy in Kendal Regency through the development of Creative Studio concept. The concept of Creative Studio is an idea by Selamat Sri University academics that provides a forum for business people / communities in terms of developing creative economic activities, managing available potential, producing goods / services, education, promotion, packaging, and collaborating with various party. This concept is meant for clustering (mapping the potential of the creative economy), organizing and managing (organizing and managing communities), Community empowerment, Packaging, Promotion and Branding, Education and Research, and lastly, Legal and Financial

ABSTRAK: Kabupaten Kendal merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki sumber daya alam yang berlimpah khususnya dalam bidang pertanian, perikanan, kerajinan, dan pariwisata Beberapa potensi daerahnya meliputi ikan bandeng, kerupuk rambak, batik tulis, dan juga kerajinan border. Namun, disamping memiliki potensi tetapi masih terdapat beberapa permasalahan pembangunan yang masih dihadapi, yakni belum terkelolanya potensi-potensi dari berbagai sector yang ada di Kabupaten Kendal. Mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan suatu perencanaan yang bersifat sistematis, dinamis dan aplikatif. Strateginya adalah harus dibentuk suatu wadah yang mengakomodasi berbagai elemen/komunitas untuk bergerak membangun sistem dalam pengelolaan potensi yang ada di Kabupaten Kendal. Tujuan dari Penelitian ini adalah menyusun konsep untuk menjadi role model dalam pelaksanaan kegiatan pengembangan ekonomi kreatif sebagai upaya untuk mempercepat pertumbuhan sub sektor-sub sektor. Penelitian ini termasuk penelitian terapan (applied research) dengan tujuan akhir dari penelitian yakni pemecahan masalah yang dihadapi di lokasi penelitian dengan mendesain model dan perumusan strategi pengelolaan potensi ekonomi kreatif di Kabupaten Kendal melalui pembuatan konsep Studio Kreatif. Konsep Studio Kreatif merupakan gagasan ide yang diberikan oleh akademisi Universitas Selamat Sri untuk menyediakan wadah bagi para pelaku usaha/komunitas dalam hal mengembangkan kegiatan ekonomi kreatif, mengelola potensi yang tersedia, memproduksi barang/jasa, edukasi, promosi, packaging, serta melakukan kerjasama dengan berbagai pihak. Isi dari konsep ini tidak lain adalah untuk tujuan clustering (pemetaan potensi Ekonomi kreatif), organizing and managing (menggornanisasikan dan majemen komunitas), Community empowerment (pemberdayaan masyarakat), Packaging, Promotion and Branding, Education and Research, dan terakhir adalah Haki dan Finansial

Keywords

Role Model; Local Economy; Creative Studio;; Role Model; Ekonomi lokal; Studio Kreatif

Full Text:

PDF

References

Departemen Perdagangan Republik Indonesia: “Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2025: Rencana Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2009-2015,” Deperdag RI, 2009.

Dinas Baperlitbang Kabupaten Kendal, Master Plan Strategi Perkembangan Industri Sekala Kecil Menengah Kabupaten Kendal 2014. Kendal.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Jawa Tengah, (2003), Program Pengembangan IKM Propinsi Jawa Tengah Tahun 2003. Semarang.

Howkins, J. (2003), ”The Craetive Economy, How People make Money from Ideas,” Penguin Books.

Kabupaten Kendal dalam Angka Dalam Angka 2015

KKMB, (2003), Economic report on Indonesia, Bank Indonesia, Jakarta

Kotler, P., (2003), Rethinking Marketing Sustainable Marketing Enterprise di Asia, Jakarta: Pearson Education Asia Pte.Ltd. dan PT. Prehallindo.

Kuncoro, M., (1995), "Tantangan dan Peluang Ekonomi Kerakyatan dalam Era Globalisasi Ekonomi", makalah dalam Diskusi Ekonomi Kerakyatan, diselenggarakan oleh Harian Pikiran Rakyat, Hotel Radisson, Yogyakarta, 5 Agustus.

Copyright (c) 2018 Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia

Refbacks

  • There are currently no refbacks.