Gambaran Life Satisfaction Biarawati Katolik Dalam Melaksanakan Karya Pelayanan
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilakukukan untuk mendapatkan gambaran mengenai kepuasan hidup (life satisfaction) para biarawati
yang sedang melaksankan karya pelayanan. Biarawati yang dijadikan subjek merupakan biarawati dari masing-masing
tingkatan dalam kehidupan membiara. Metode yang digunakan adalah kualitatif agar dapat mempelajari issue-issue
suatu fenomena secara mendalam. Penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara secara mendalam. Pertanyaan
yang digunakan untuk mendapatkan hasil menggunakan model multidimensional yang lebih menekankan derivasi
profil penilaian kepuasan hidup di seluruh domain kehidupan utama yang dianggap penting oleh peneliti. Pada
penelitian ini digunakan teori dari Neugarten et al. (1961) untuk mengetahui gambaran life satisfaction para biarawati.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh subjek partisipan dari segala tingkat mempunyai kepuasan hidup
yang baik dan mempunyai cara pengelolaan emosi negatif hal tersebut berguna untuk mempertahankan komitmen
subjek dalam mengikrarkan kaul/janji yang sudah diucapkan.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan jurnal ini setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan pekerjaan secara bersamaan berlisensi di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNTAR yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis mampu untuk masuk ke dalam terpisah, pengaturan kontrak tambahan untuk distribusi non-eksklusif versi diterbitkan jurnal pekerjaan (misalnya, posting ke sebuah repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan
References
Bubić, A., & Erceg, N. (2016). The role of decision making styles in explaining happiness.
Journal of Happiness Studies, 19(1), 213–229. https://doi:10.1007/s10902-016-9816-z
Heuken, A. (2004). Ensiklopedi Gereja. Yayasan Cipta Loka Caraka.
Irawan, A, L, B. (2009). Seks, selibat, & persahabatan sebagai karisma. Penerbit obor.
Mardani, A. T., & Yulisa, M. (2012). Dilarang menjadi suster. Yogyakarta : Charissa Publisher.
Neugarten, B. L., Havighurst, R. J., & Tobin, S. S. (1961). The measurement of life satisfaction.
Journal of Gerontology, 16, 134–143. https://doi.org/10.1093/geronj/16.2.134
Pavot, W., & Diener, E. (1993). Review of the Satisfaction With Life Scale. Psychological
Assessment, 5(2), 164–172. https://doi.org/10.1037/1040-3590.5.2.164
Pollock, N. C., Noser, A. E., Holden, C. J., & Zeigler-Hill, V. (2015). Do Orientations to
Happiness Mediate the Associations Between Personality Traits and Subjective Well
Being? Journal of Happiness Studies, 17(2), 713–729. https://doi:10.1007/s10902-015
9617-9
Prasetyo, F. M,. (2000.). Unsur-unsur hakiki dalam pembinaan 1. Yogyakarta : Kanisius.
Suparno, P. (2011). Hidup membiara dalam tantangan kehidupan modern. Penerbit dioma.
Veenhoven, R. (1996). Developments in satisfaction-research. Social Indicators Research,
37(1), 1–46. https://doi:10.1007/bf00300268