Pengaruh Toxic Masculinity terhadap Tingkat Self-Esteem Pria
Main Article Content
Abstract
Toxic masculinity diciptakan oleh pria berdasarkan keyakinan mereka bahwa untuk menjadi pria maskulin
mereka harus kuat, agresif, hiperseksual, dan menghindari menunjukkan emosi. Maskulinitas menjadi
“toxic” ketika membahayakan kesehatan mental seseorang atau merugikan seseorang di sekitar mereka.
Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa toxic masculinity merupakan salah satu faktor penyebab
rendahnya self-esteem pada pria sehingga pria tidak mampu berkembang secara emosional dan
memengaruhi self-esteem pria. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh toxic masculinity
terhadap self-esteem pria. Penelitian ini melibatkan 256 pria berusia 18-30 tahun, dan berada di wilayah
perkotaan di Indonesia. Pengambilan data dilakukan secara daring dengan menggunakan teknik sampling
purposive sampling serta durasi penelitian ini dilakukan sejak bulan Oktober 2022 hingga Juni 2023. Alat
ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Conformity to Masculine Norms Inventory-22 (CMNI-22)
(Burns & Mahalik, 2008), dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) (Rosenberg, 1965). Berdasarkan uji
regresi ditemukan bahwa terdapat pengaruh negatif dari toxic masculinity terhadap tingkat self-esteem pria
dengan nilai r = 0,723, t = -16,672, dan p = < 0.05. Hal ini berarti semakin tinggi toxic masculinity yang
dimiliki pria, maka semakin rendah self-esteem pria. Adapun pengaruh toxic masculinity dengan self
esteem pria sebesar 52,3%. Hasil penelitian ini dapat dijadikan landasan untuk mengubah persepsi dan
praktik terkait toxic masculinity, meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan pria, serta
mempromosikan kesetaraan gender yang lebih luas.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan jurnal ini setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan pekerjaan secara bersamaan berlisensi di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNTAR yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis mampu untuk masuk ke dalam terpisah, pengaturan kontrak tambahan untuk distribusi non-eksklusif versi diterbitkan jurnal pekerjaan (misalnya, posting ke sebuah repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan
References
Aderanti, R. A., Iyunoluwa, O., Tominiyi, O. (2021). Toxic masculinity, body image and self
esteem of adolescent boys in senior secondary schools. Journal of Positive Psychology and
Counseling, 8, 1-10.
Barry, J. (2020). Reactions to contemporary narratives about masculinity: A pilot study. SSRN
Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.3734314
Burnett, J. W., Anderson, W. P., & Heppner, P. P. (1995). Gender roles and self-esteem: A
consideration of environmental factors. Journal of Counseling & Development, 73, 323-326.
Burns, S. M., & Mahalik, J. R. (2008). Conformity to masculine norms inventory--22 items. APA
PsycTests. DOI: https://doi.org/10.1037/t27381-000
Chatmon, B. N. (2020). Males and mental health stigma. American Journal of Men’s Health, 14(4).
https://doi.org/10.1177/1557988320949322
de Boise, S. (2019). Editorial: is masculinity toxic?. NORMA International Journal for Masculinity
Studies, 14(3), 1-6. DOI: 10.1080/18902138.2019.1654742
Febrina, D. T., Suharso, P. L., & Saleh, A. Y. (2018). Self-esteem remaja awal: temuan baseline
dari rencana program self-instructional training kompetensi diri. Jurnal Psikologi Insight,
2(1), 1-14.
Gentili, C., McClean, S., McGeagh, L., Bahl, A., Persad, R., Harcourt, D. (2022). The impact of
hegemonic masculine ideals on self‐esteem in prostate cancer patients undergoing androgen
deprivation therapy (ADT) compared to ADT‐naïve patients. Psycho-Oncology, 1-14. DOI:
10.1002/pon.6001
Gnambs, T., & Schroeders, U. (2018). The structure of the rosenberg self-esteem scale: A cross
cultural meta-analysis. Journal of Psychology, 1-53. DOI: 10.1027/2151-2604/a000317
Grewal, A. (2020). The impact of toxic masculinity on men's mental health. Sociology Student
Work Collection, 1-11.
Herreen, D., Rice, S., Currier, D., Schlichthorst, M., Zajac, I. (2021). Associations between
conformity to masculine norms and depression: age effects from a population study of
Australian men. BMC Psychology, 9(32), 1-10. DOI: https://doi.org/10.1186/s40359-021
00533-6
Imani, P. R. P. (2023). Toxic masculinity patriarki dalam novel perempuan yang menangis kepada
bulan hitam karya dian purnomo. ANTHOR: Education and Learning Journal, 3(1), 53-60.
Kemp, R (2019). Three reasons why men lack confidence. The telegraph lifestyle, health and
fitness. Retrieved on July, 29, 2019. http.//www.telegraph.co.uk
Rosenberg, M. (1965). Society and the adolescent self-image. Princeton, NJ: Princeton University
Press.
Maraya, E., Syukur, M., Said., M. R. A. (2021). Dekonstruksi makna maskulinitas melalui trend
korea populer (k-pop) pada penggemar k-pop di kota makassar. Universitas Negeri
Makassar, 1-12.
Nasiru, L. O. G., Salam, Ntelu, A. (2022). Membaca kembali cerpen perempuan penulis dari
Sulawesi dalam kerangka toxic masculinity. Jurnal Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya,
8(2), 641-648.
O’Neil, J. M. (2012). The psychology of men: Theory, research, clinical knowledge, and future
directions. In E. Altmaier & J. Hansen (Eds.), Oxford handbook of counseling psychology
(pp. 375-408). New York, NY: Oxford University Press.
Owen, J. (2011). Assessing the factor structures of the 55- and 22-item versions of the conformity
to masculine norms inventory. American Journal of Men's Health, 5(2), 1-11. DOI:
10.1177/1557988310363817
Refnadi, R. (2018). Konsep self-esteem serta implikasinya pada siswa. Jurnal EDUCATIO: Jurnal
Pendidikan Indonesia, 4(1), 16-22.
Ryoningrat, R., & Herdiyanto, Y. K. (2019). Hubungan intensitas menonton film porno terhadap
maskulinitas remaja laki-laki di Bali. Jurnal Psikologi Udayana, 6(1), 11-20.
The Men’s Project & Flood, M. (2018). The man box: A study on being a young man in australia.
Jesuit Social Services: Melbourne.
Zhou, B., Zhong, Y. (2022). Young floating population in city: How outsiderness influences self
esteem of rural-to-urban migrant children in china? Int. J. Environ. Res. Public Health, 19,