EDUKASI ASPEK KEAMANAN DAN PENGENDALIAN DATA GUNA MEMBANGUN LITERASI DIGITAL BAGI PELAKU UMKM

F.X. Kurniawan Tjakrawala, Jamaludin Iskak
| Abstract views: 150 | views: 117

Abstract

Digital literacy is a real effort activity to communicate, relate, thinking, and other else by utilizing digital media. It’s being admitted that building the digital literacy is not an instant thing. Moreover, for MSME preneurs who generally less educated and newbie in using internet technology, of course limiting their space and opportunities to adapt the digitization of business processes during the new normal because of the Covid-19 pandemic. The purpose of this community service activity is to provide counseling/training and practice to the activity’s partners regarding aspects of data security and control in order to build adequate digital literacy for MSME preneurs, especially the culinary industry. The activity‘s partner is the owner of Restaurant "Seafood67 & Soto Lamongan". The results of the survey and discussions with partners provide the identified problems that the owner of the restaurant has experienced hacking of the merchant application account in marketing their products; and often experience difficulties in recording financial transactions. The counseling/training activity took place for two days in April 2021 using the lecture, question-and-answer method and the practice of security supervision and transaction data control using an Android-based application. This activity also involves students from the PPAk of FEB UNTAR, who generally have experience from the world of work and are intended to be able to contribute in providing solutions to problems/facts in society. In addition, the participation of PPAk’ students also had a positive impact on the accreditation of the study program. The activity resulted the fact that MSME preneurs became increasingly aware of the importance of digital literacy. The outcome of this community service activity is in the form of academic paper presented in the proceedings of scientific meetings.

Literasi digital merupakan upaya nyata berkomunikasi; berelasi; berpikir, dan semua aktivitas dengan memanfaatkan media digital. Kita akui bersama bahwa membangun keliterasian digital bukanlah hal yang bersifat instan. Dan bagi pelaku UMKM yang umumnya berpendidikan rendah dan gagap menggunakan teknologi internet, tentunya membatasi ruang dan peluang mereka untuk beradaptasi terhadap digitalisasi proses bisnis pada masa normal baru sebagai akibat dari pandemi Covid-19. Tujuan dari kegiatan ini ini adalah mengadakan penyuluhan/pelatihan dan praktek kepada mitra mengenai aspek keamanan dan pengendalian data demi membangun literasi digital yang memadai bagi pelaku UMKM khususnya sektor industri kuliner.Mitra pada periode ini adalah Rumah Makan “Seafood67 & Soto Lamongan”. Hasil survey maupun diskusi dengan mitra memberikan gambaran bahwa pemilik rumah makan tersebut pernah mengalami peretasan akun aplikasi merchant yang menjadi partner dalam pemasaran produknya; serta sering mengalami kendala aplikasi umtuk pencatatan transaksi keuangan. Kegiatan penyuluhan/pelatihan berlangsung selama dua hari pada bulan April 2021 dengan menggunakan metode ceramah, tanya-jawab dan juga praktek pengawasan keamanan dan pengendalian data transaksi menggunakan aplikasi berbasis android. Kegiatan PKM ini juga melibatkan mahasiswa dari Prodi PPAk FEB UNTAR, yang umumnya telah memiliki pengalaman dari dunia kerja dan dimaksudkan untuk mampu berkontribusi dalam memberikan solusi terhadap masalah riil/fakta di masyarakat. Selain itu keikutsertaan mahasiswa prodi PPAk juga berdampak positif terhadap akreditasi prodi PPAk FEB Untar. Hasil dari PKM ini dirasakan manfaatnya oleh mitra yang semakin sadar akan pentingnya literasi digital.PKM ini juga menghasilkan luaran berupa artikel ilmiah untuk keperluan publikasi pada prosiding pertemuan ilmiah.

Keywords

MSME; literacy; digital; android; culinary; UMKM; literasi; kuliner

Full Text:

PDF

References

Ayodya, W. (2020). UMKM 4.0: strategi umkm memasuki era digital. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Diana, N. (2018). Financial accounting standards for micro, small & medium entities (sak emkm) implementation and factors that affect it. Jurnal ilmiah bidang akuntansi dan manajemen, 15(2): 50 -59.

Ediraras, D.T. (2010). Akuntansi dan kinerja ukm. Jurnal ilmiah ekonomi bisnis. 15(2): 152-158.

Fajar, M. (2015). UMKM dan globalisasi ekonomi. Yogjakarta: LP3EM UMY.

Gelinas, U.J., Dull, R.B.. Wheeler, P.R., & Hill, M.C. (2018). Accounting information systems, 11th edition. Boston: Cengage Learning.

Gerakan Literasi Nasional. (2017). Materi pendukung literasi digital. Jakarta: Kemendikbud.

Hasan, A. & Gusnardi. (2018). Prospek implementasi standar akuntansi: entitas mikro, kecil dan menengah berbasis kualitas laporan keuangan yang berlaku efektif per 1 januari 2018. Bandung: The Sadari Institute.

Hall, J.A. (2019). Accounting information system. 10th edition. Cengage.

Herwiyanti, E., Pinasti, M., & Puspasari, N. (2020). Riset umkm: pendekatan multiperspektif. Yogyakarta: Deepublish

Ikatan Akuntan Indonesia. (2016). Standar akuntansi keuangan entitas mikro kecil dan menengah. Jakarta: DSAK-IAI.

Jones, R.H. & Hafner, C.A. (2012). Understanding digital literacies: a practical introduction. Routledge: Taylor & Francis Group. London.

Romney, M.B. & Steinbart, P.J. (2018). Accounting information system, 14th global edition. Edinburgh Gate, Harlow: Pearson Education.

Seri Literasi Digital. (2018a). Keamanan siber untuk e-commerce. Jakarta: Kominfo & ICT.

. (2018b). Pengantar tatakelola internet. (edisi revisi). Jakarta: Kominfo & ICT.

Wilantara, R. F., & Susilawati. (2016). Strategi dan kebijakan pengembangan umkm: upaya meningkatkan daya saing umkm nasional di era mea. Bandung: Refika Aditama.

Copyright (c) 2021 Prosiding SENAPENMAS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.