GAMBARAN STRES SECARA UMUM PADA SISWA/I SMA DI JAKARTA
Main Article Content
Abstract
Gangguan emosional yang masih banyak terjadi di dunia adalah stres. Stres dapat terjadi pada berbagai kelompok usia, terutama pada remaja. Sumber stres pada remaja dapat terjadi di sekolah maupun di rumah, seperti tekanan belajar untuk mendapatkan nilai tinggi dan tugas yang banyak. Persentase stres, depresi dan gangguan kecemasan pada remaja di Indonesia mencapai angka 9,8%. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran stres pada siswa/i SMA Islam Al Azhar Kelapa Gading di Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional di SMA Islam Al Azhar Kelapa Gading di Jakarta, pada bulan Desember 2022 – Juni 2023. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scales 42 (DASS 42). Dari 140 responden yang diperoleh terdapat 57,1% siswa/i yang mengalami stres. Responden yang banyak mengalami stres yaitu responden perempuan (70,8%), berusia 17 tahun (71,8%), dan kelas X (37,5%). Siswa/i dengan jurusan IPS yang mengalami stres sebesar 58%. Responden yang memiliki konflik mengalami stres sebesar 23,7%, sedangkan responden yang memiliki riwayat perundungan mengalami stres sebesar 64,5%. Berdasarkan tempat tinggal, 97,5% siswa/i yang tinggal bersama orang tua mengalami stres dibandingkan yang tinggal sendiri atau bersama kakek-nenek atau saudara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pada siswa/i SMA Islam Al Azhar Kelapa Gading yang lebih banyak mengalami stres adalah siswa/i perempuan, dengan usia 17 tahun yang tinggal bersama orang tua.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.References
Andriani, N., Elita, V., & Rahmalia, S. (2018). Hubungan bentuk perilaku bullying dengan tingkat stres pada remaja korban bullying. Jurnal Online Mahasiswa, 5(1), 426-435. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMPSIK/article/view/19189/0
Anjum, A., Hossain, S., Hasan, M. T., Christopher, E., Uddin. Md. E., & Sikder Md.T. (2022). ‘Stress symptoms and associated factors among adolescents in Dhaka, Bangladesh: Findings from a cross-sectional study’. Bmc Psychiatry, 22(807), 2–11. https://doi.org/10.1186/s12888-022-04340-0
Arsy, W. M., & Annisa, F. (2022). Tingkat stres akademik dan prestasi akademik pada siswa siswi SMA Kartika VIII-1 di Jakarta Selatan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keris Husada, 6(1), 68-74.
Beresin, G. (2022). Stress in teenagers. Mass General Brigham. https://www.massgeneralbrigham.org/en/about/newsroom/articles/stress-in-teenagers
Center for Health and Safety Culture. (2021). Stress and anxiety for your 17-Year-Old. Parenting Montana. https://parentingmontana.org/stress-and-anxiety-for-your-17-yearold/
Desmita, D. (2009). Psikologi perkembangan peserta didik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Florensia, V., & Chris, A. (2023). Hubungan antara kecemasan sosial dengan kecanduan internet pada siswa-siswi SMA”. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(3), 973–980. https://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1011.
Glover, T. D., & Parry, D. C. (2008). Friendships developed subsequent to a stressful life event: The interplay of leisure, social capital, and health. Journal of Leisure Research, 40(2), 208-230. https://doi.org/10.1080/00222216.2008.11950138
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI. https://kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Hasil-riskesdas-
_1274.pdf
Lukito, A., & Nur`aeni. (2018). Stres dan strategi coping pada peserta didik kelas X program studi IPS yang menggunakan kurikulum 2013. Jurnal Ilmiah Psikologi: Psycho Idea, 16(2), 99-109. 10.30595/psychoidea.v16i2.3362
Majrika, R. Y., & Widiasmara, N. (2018). Hubungan antara dukungan sosial dengan stress akademik pada remaja SMA di SMA Yogyakarta. [Skripsi, Universitas Islam Indonesia]. https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/7549?show=full
Musradinur. (2016). Stres dan cara mengatasinya dalam perspektif psikologi. Jurnal Edukasi, 2(2), 183-200. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/cobaBK/article/view/815/632
OECD. (2017). PISA 2015 Results (Volume III): Students’ well-being. PISA, OECD Publishing. http://dx.doi.org/10.1787/9789264273856-en
Petraitis, T. (2019). Spin the whell. AppAdvice. https://appadvice.com/game/app/spin-thewheel-random-picker/1467343690
Ramadhani, A. H., & Hendrati, L. Y. (2017). Hubungan jenis kelamin dengan tingkat stres pada remaja siswa SMA di Kota Kediri tahun 2017. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 177-181. https://doi.org/10.30651/jkm.v4i2.2433
Shayan, N. A., Niazi, A., Waseq, A. M., & Özcebe, H. (2021). Depression, anxiety, and stress scales 42 (DASS-42) in Dari-language: Validity and reliability study in adults, Herat, Afghanistan. Bezmialem Science, 9(35), 6-362. https://doi.org/10.14235/bas.galenos.2020.4250
Sibnath, D., Esben, S., & Jiandong, S. (2014) "Academic-related stress among private secondary school students in India". Asian Education and Development Studies, 3(2), 118-134. https://doi.org/10.1108/AEDS-02-2013-0007
Soeli, Y. M., Yusuf, M. N. S., & Lakoro, D. D. K. (2021). Tingkat stres siswa pada sekolah yang menerapkan sistem full day school. Jambura Nursing Jurnal, 3(1), 1-11. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jnj/article/view/9822/pdf
Sriyanto, S., Abdulkarim, A., Zainul, A., & Maryani, E. (2014). Perilaku asertif dan kecenderungan kenakalan remaja berdasarkan pola asuh dan peran media massa. Jurnal Psikologi, 41(1), 74-88. http://dx.doi.org/10.22146/jpsi.6959
Sudjiwanati, S. (2017). Manajemen konflik terhadap kekebalan stres remaja sekolah menengah kejuruan. Psikovidya, 18(2), 173-191. https://psikovidya.wisnuwardhana.ac.id/index.php/psikovidya/article/view/26
Sukadiyanto. (2010). Stress dan cara menguranginya. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 1(1), 55-66. https://media.neliti.com/media/publications/82176-none-436d0808.pdf
Sutjiato, M., Kandou, G. D., & Tucunan, A. A. T. (2015). Hubungan faktor internal dan eksternal dengan tingkat stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Unsrat, 5(1), 30-42. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jikmu/article/view/7176
Tamara, J., & Chris, A. (2018). Hubungan stres dengan prestasi akademik di SMA Diakonia Jakarta. Tarumanagara Medical Journal, 1(1), 116-121. https://doi.org/10.24912/tmj.v1i1.2528
Tamimi, L. H., Herardi, R., & Wahyuningsih, S. (2019). Hubungan antara tingkat stres akademik dengan kejadian dispepsia pada siswa kelas XII IPA di SMA Negeri 81 Kota Jakarta Timur tahun 2019. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 7(3), 143-148. https://doi.org/10.7454/jpdi.v7i3.399
Valdo, L., & Chris, A. (2022). Gambaran college adjustment pada mahasiswa baru di fakultas kedokteran dan hubungan academic adjustment dengan pencapaian akademik. Journals of Ners Community, 13(6), 834–840. https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v13i6.2424
Wahab, M., Sujadi, E., & Setioningsih, L. (2017). Strategi coping korban bullying. Jurnal Tarbawi, 13(2), 21-32.
https://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/190
Yusuf, A., Habibie, A. N., Efendi, F., Kurnia, I. D., & Kurniati, A. (2019). Prevalence and correlates of being bullied among adolescents in Indonesia: Results from the 2015 global school-based student health survey. International Journal of Adolescent Medicine and Health, 1-7. https://10.1515/ijamh-2019-0064