GAMBARAN TINGKAT AKTIVITAS FISIK DAN POLA TIDUR PADA DEWASA MUDA SELAMA PANDEMI COVID-19
Main Article Content
Abstract
Situasi pandemi berkepanjangan berdampak terhadap pola tidur dan aktivitas fisik. Parameter tidur serta hubungan antara tingkat aktivitas fisik dan tidur masih perlu diteliti terutama selama pandemi. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkat aktivitas fisik, kualitas tidur dan pengaruh tingkat aktivitas fisik terhadap kualitas tidur terutama pada dewasa muda. Desian penelitian ini adalah analitik menggunakan pendekatan potong lintang dengan variabel bebas aktivitas fisik dan pola tidur sebagai variabel tergantung. Pengambilan responden dilakukan dengan cara nonrandom jenis consecutive sampling, sebanyak 91 responden dengan kriteria inklusi adalah dewasa berusia 20-65 tahun, kondisi sehat, bersedia berpartisipasi menjadi responden penelitian serta mengisi kuisioner serta secara lengkap. Penelitian dilakukan melalui online dengan kuisioner melalui G-Form yang linknya dibagikan kepada responden yang telah memenuhi kriteria inklusi dari periode Februari sampai Maret 2022. Tingkat aktivitas fisik menggunakan kuisioner indeks Baecke dan kuisioner PSQI untuk menilai kualitas tidur. Data penelitian terkait aktivitas fisik dan kualitas tidur terdiri dari data univariat yaitu karakteristik responden dan uji statistik Pearson Chi Square untuk hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur. Hasil penelitian ini terdiri dari 51 (56,1%) orang perempuan dan 40 (43,9%) orang laki-laki. Rerata usia responden adalah 24 tahun dengan rentang usia 18-49 tahun. Berdasarkan tingkat pendidikan didapatkan 51 (55,4%) orang dengan tingkat pendidikan S1 dan 31 (33,7%) tingkat pendidikan SMA. Berdasarkan pekerjaan didapatkan 65 (71.4%) orang bekerja pada ojek online, magang dan freelance sedangkan ibu rumahtangga sebanyak 2 (2.2%) orang dan karyawan 17 (18.5%) orang. Berdasarkan tingkat penghasilan didapatkan 62(68,1%) orang berpenghasilan kurang dari Rp. 4.416.186,-. Responden dengan aktivitas fisik ringan sebanyak 47 (51.7%) orang dan 44 (48,3%) orang dengan aktivitas fisik sedang. Berdasarkan kualitas tidur maka responden dengan kualitas tidur buruk sebanyak 76 (83,5%) orang dan kualitas tidur baik sebanyak 15(16,5%) orang. Hasil hubungan yang tidak bermakna antara aktivitas fisik dan kualitas tidur dengan nilai p-value adalah 0,0887 dan nilai OR sebesar 0.92 memiliki makna bahwa reponden dengan aktivitas fisik ringan berpeluang mendapatkan kualitas tidur buruk sebesar 0.92 kali dibandingkan responden yang aktivitas sedang Kesimpulan Hasil responden dengan aktivitas fisik ringan sebanyak 47 (51.7%) orang dan 44 (48,3%) orang dengan aktivitas fisik sedang dan kualitas tidur responden dengan kualitas tidur buruk sebanyak 76 (83,5%) orang dan kualitas tidur baik sebanyak 15(16,5%) orang serta tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kualitas tidur
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.References
Ammar A, Trabelsi K, Brach M, Chtourou H, Boukhris O, Masmoudi L. (2021). Effects Of Home Confinement On Mental Health And Lifestyle Behaviours During The COVID-19 Outbreak: Insight From The ECLB-COVID19 Multicenter Study. Biol Sport ;38(1):9–21. Dikutip 14 Maret 2022. Website: doi:10.5114/biolsport.2020.96857
Australian Government Department of Health. Sedentary Behaviour. (2020). Australian Government Department of Health; Dikutip 14 Maret 2022. Website Available from: https://www1.health.gov.au/internet/main/publishing.nsf/Content/sbehaviour
Baecke JAH Burema J Frijters ER. (1982). A Short Questionnaire For The Measurement Of Habitual Physical Activity In Epidemiological Studies. Am J Clin Nutr; 36: 936-942 Dikutip 14 Maret 2022. Website: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/7137077
Brooks, S. K., Webster, R. K., Smith, L. E., Woodland, L., Wessely, S., Greenberg, N., et al. (2020). The Psychological Impact Of Quarantine And How To Reduce It: Rapid Review Of The Evidence. Lancet 395, 912–920. Dikutip 14 Maret 2022. Website: doi: 10.1016/s0140-
(20) 30460-8
Cellini N, Canale N, Mioni G, Costa S. (2020). Changes In Sleep Pattern, Sense Of Time, And Digital Media Use During COVID-19 Lockdown In Italy. Dikutip 14 Maret 2022 : Website J Sleep Res. e13074. doi: 10.1111/jsr.13074
Creasy SA, Crane TE, Garcia DO, Thomson CA, Kohler LN, Wertheim BC. (2019) Higher Amounts Of Sedentary Time Are Associated With Short Sleep Duration And Poor Sleep Quality In Postmenopausal Women. Sleep :42(3). Dikutip 14 Maret 2022. Website: https://doi.org/10.1093/sleep/zsz093
Christian D. (2021). Association Between Physical Activity and Sleep Quality in Student of Tarumanagra Medical University. Advances in Health Sciences Research, volume 41: 11-16. Dikutip 14 Juni 2022. Website https://www.atlantis-press.com/proceedings/ticmih- 21/125965078
Faulkner, J, Brien, W, Grane, B, Wadsworth, D, Batten, J, Askew, CBadenhorst, C, Byrd, E, Coulter, M., Draper, N. (2021). Physical Activity, Mental Health And Well-Being Of Adults During Initial COVID-19 Containment Strategies: A Multi-Country Cross-Sectional Analysis. J. Sci. Med. Sport 2021, 24, 320–326. Dikutip 14 Maret 2022. Website: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7711171/
Fitbit R (2020). The Impact Of Coronavirus On Global Activity. San Francisco, CA: Fitbit.
Dikutip 14 Maret 2022. Website: https://www.mdpi.com/1660-4601/18/21/11598/pdf
Gellman M, Turner J. (2013) Encyclopedia of Behavioral Medicine. New York, NY: Springer New York. Dikutip 14 Maret 2022. Website: http://link.springer.com/10.1007/978-1-4419- 1005-9
Grandner M, Kripke D, Yoon I, Youngstedt S. (2006). Criterion validity of the Pittsburgh Sleep Quality Index: Investigation in a non-clinical sample. Sleep Biol Rhythms.;4(2):129–36. Dikutip 14 Maret 2022. Website: http://doi.wiley.com/10.1111/j.1479-8425.2006.00207.x
Iqbal M (2017). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Mahasiswa Perantau Di Yogyakarta.:141.;6(11). Dikutip 14 Maret 2022. Website: https://Journal.Student.Uny.Ac.Id/Ojs/Index.Php/Pjkr/Article/View/8711/8355s
Nina N, Angela F, Langi F. (2018) Hubungan Antara Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Pada Masyarakat Pesisir Kota Manado. Kesmas; 7(4). Dikutip 14 Maret 2022. Website: https://Ejournal.Unsrat.Ac.Id/Index.Php/Kesmas/Article/View/23171
Palm, A, Janson, C,Lindberg, E. (2015). The Impact Of Obesity And Weight Gain On Development Of Sleep Problems In A Population-Based Sample. Sleep Med. 16, 593–597. Dikutip 14 Maret 2022. Website: DOI: 10.1016/j.sleep.2015.01.016
Peçanha T, Goessler KF, Roschel H, Gualano B. (2020) Social Isolation During The COVID-19 Pandemic Can Increase Physical Inactivity And The Global Burden Of Cardiovascular Disease. American Journal of Physiology Heart and Circulatory Physiology;318 (6):1441-
Dikutip 14 Maret 2022. Website: DOI: https://doi.org/10.1152/ajpheart.00268.2020.
Sañudo B, Fennell C, Sánchez O. (2020). Objectively-Assessed Physical Activity, Sedentary Behavior, Smartphone Use, and Sleep Patterns Pre- and during COVID-19 Quarantine in Young Adults from Spain. Sustainability, 12(15), 5890. Dikutip 14 Maret 2022. Website: https://doi.org/10.3390/su12155890
Sekretariat Kabinet RI. (2020). Health Minister Signs Regulation on Guidelines to Propose Large-scale Social Restrictions amid COVID-19 Pandemic. Dikutip 14 Maret 2022. Website: https://setkab.go.id/en/health-ministersigns-regulation-on-guidelines-to-propose- large-scalesocial-restrictions-amid-covid-19-pandemic/.
WHO. Physical Activity. (2022). World Health Organization). Dikutip 14 Maret 2022.
Website: https://www.who.int/health-topics/physical-activity
Woods et al. (2020). The COVID-19 Pandemic And Physical Activity. Sports Medicine and Health Science; 2(2): 55-64, 2020. Dikutip 14 Maret 2022. Website: DOI: https://doi.org/10.1016/j.smhs.2020.05.006
Yang, Y.; Koenigstorfer, J. (2020). Determinants Of Physical Activity Maintenance During The Covid-19 Pandemic: A Focus On Fitness Apps. Transl. Behav. Med, 10, 835–842. Dikutip 14 Maret 2022. Website:https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/32926160/