Representasi Identitas Etnis Tionghoa-Indonesia dalam Video Klip Tipikal Chinese Indonesia (Analisis Semiotika Roland Barthes)

Chriswira Chaylis, Gregorius Genep Sukendro

Abstract


Penelitian ini membahas dan berfokus pada topik tentang identitas etnis Tionghoa-Indonesia yang terdapat pada video klip ‘Tipikal Chinese Indonesia’. Video klip ini merupakan sebuah hasil karya dari LastDay Production (LDP). LDP merupakan sebuah channel yang ada di YouTube dan aktif beroperasi di Indonesia. Penelitian dengan metode kualitatif deskriptif ini menggunakan analisis semiotika Roland Barthes sebagai teknik penelitian. Berdasarkan hasil analisis mengenai identitas etnis Tionghoa-Indonesia, membawa peneliti kepada bagaimana sejarah awal-awalnya identitas orang-orang Tionghoa di Indonesia hingga dalam konteks masa kini, yang juga membawa peneliti kepada referensi lainnya juga. Beberapa contoh identitas yang terkuak mengenai orang-orang Tionghoa yang terdapat dalam video antara lain sebagai golongan yang superior dalam hal perekonomian, golongan yang eksklusif, dan golongan yang terdiskriminasi dalam ciri-ciri fisik. Identitas-identitas itu juga menimbulkan beberapa stereotip etnis Tionghoa yang bersifat negatif seperti pelit, licik, tidak mau membaur, dan sifat-sifat negatif lainnya. Topik seperti inilah yang membuat penelitian ini menjadi menarik untuk diteliti.

Keywords


Representasi; Identitas; Tionghoa-Indonesia; Semiotika Roland Barthes

References


Moleong, Lexy J. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja

Rosdakarya.

Mulyana, Deddy dan Jalauddin Rakhmat. (2005). Komunikasi Antarbudaya:

Panduan Berkomunikasi dengan Orang-orang Berbeda Budaya. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sari, W. P. (2015). Konflik Budaya dalam Konstruksi Kecantikan Wanita Indonesia (Analisis Semiotika dan Marxist Iklan Pond’s White Beauty versi Gita Gutawa). Jurnal Komunikasi Universitas Tarumanagara. 7(2). 116-123.

Vera, Nawiroh. (2014). Semiotika dalam Riset Komunikasi. Bogor: Ghalia Indonesia.

Yusuf, Muri. (2015). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian

Gabungan. Jakarta: Prenadamedia Group.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.