Studi Gegar Budaya Antara Host dan Surfer Situs Couchsurfing.Com

Betty Veronika

Abstract


Couchsurfing adalah salah satu sarana bagi wisatawan yang memiliki biaya minim. Selain dapat berhemat, kegiatan ini juga dapat menambah wawasan dan teman karena anggota jejaring sosial couchsurfing datang dari bermacam-macam latar belakang dan kebudayaan sehingga menarik dan bisa mempelajari kebudayaan lain. Dalam situs couchsurfing terdapat host yang berperanmenyediakan tempat dan surfer adalah wisatawan yang datang untuk berkunjung ke tempat host. Datang dari budaya yang berbeda, maka umumnya host dengan surfer mengalami gegar budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah gegar budaya yang terjadi pada host dan surfer yang menjadi anggota situs couchsurfing. Teori yang digunakan adalah teori gegar budaya dan teori upaya mengatasi gegar budaya. Metode penelitian adalah metode penelitian kualitatif bersifat deskriptif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data yang akan dianalisis diperoleh dari hasil wawancara dengan empat narasumber yaitu dua host yang tinggal di Jakarta dan dua surfer datang dari Belanda. Pemilihan dua host dan dua surfer dilakukan secara purposive sampling peneliti juga melakukan observasi dan dokumentasi.

Keywords


Gegar Budaya; Couchsurfing; Host; Surfer

References


Bungin, Burhan (2008). Penelitian Kualitatif. Jakarta: Prenada Media Group.

Sukmadinata (2006). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Kuswaro, Engkus (2008). Etnografi Komunikasi. Bandung: Widya Padjadjaran.

http://www.couchsurfing.com/about/how-it-works/


Refbacks

  • There are currently no refbacks.