ANALISIS KONDISI KERUSAKAN JALAN PADA PERKERASAN LENTUR (STUDI KASUS RUAS JALAN MANGU-NOGOSARI, KABUPATEN BOYOLALI)

Agnes Pramitasari, Budi Yulianto, Niken Silmi Surjandari

Abstract


Kinerja perkerasan merupakan kondisi perkerasan yang dapat memberikan pelayanan kepada pemakai jalan selama kurun waktu perencanaan tertentu. Ruas Jalan Mangu-Nogosari, Boyolali merupakan jalan penghubung antara Kabupaten Boyolali dengan Kabupaten Sragen. Jalan ini mengalami kerusakan dari waktu ke waktu. Kerusakan yang terjadi pada ruas tersebut antara lain retak (longitudinal, edge, block cracking), pengangkatan (heave), amblas (depression), bergelombang dan berlubang (potholes). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan dan nilai kondisi perkerasan jalan. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur panjang, lebar serta luasan dari tiap kerusakan yang terjadi . Berdasarkan hasil penelitian, Ruas Jalan Mangu-Nogosari, Boyolali memiliki nilai PCI rata-rata pada Ruas Jalan Mangu-Nogosari, Boyolali sebesar 38,69. Ruas jalan yang termasuk dalam kategori sedang terdapat pada tiga segmen, yaitu segmen I (Sta.0+000 s.d 1+000) dengan nilai PCI 50, segmen II (Sta.1+000 s.d 2+000) dengan nilai PCI 44,67 dan segmen III (Sta.2+000 s.d 3+000) dengan nilai PCI 44,33. Segmen yang mengalami kondisi sangat buruk yaitu segmen IV (Sta.3+000 s.d 4+000) dengan nilai PCI 11 dan segmen VI (Sta. 5+000 s.d 6+000) dengan nilai PCI 17,33. Segmen yang mengalami kondisi baik yaitu segmen V (Sta. 4+000 s.d 5+000) dengan nilai PCI 64,83. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kondisi Ruas Jalan Mangu-Nogosari, Boyolali dikategorikan dalam kondisi fair (buruk). 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.