PERBEDAAN LATIHAN FISIK DUA DAN EMPAT KALI PER MINGGU TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNJANI ANGKATAN 2009

Odih Fahruzi, Nuriatin Nuriatin, Andri Andrian Rusman

Abstract


Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk menyesuaikan fungsi alat tubuhnya dalam batas fisiologis terhadap lingkungan dan atau kerja fisik yang cukup efisien tanpa lelah secara berlebihan. Untuk mendapatkan kebugaran jasmani yang maksimal harus dilakukan latihan fisik dengan frekuensi, intensitas, waktu, dan tipe latihan tertentu. Ada beberapa komponen untuk meningkatkan kebugaran jasmani, diantaranya diantaranya kekuatan otot, daya tahan otot, komposisi tubuh, kelenturan tubuh, dan daya tahan kardiorespiratorik. Diteliti daya tahan kardiorespiratorik dengan indikator Vo2 maks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan latihan fisik dua dan empat kali perminggu selama 7 minggu terhadap peningkatan kebugaran mahasiswa Fakultas Kedokteran Unjani Angkatan 2009. Subyek penelitian penulis adalah Mahasiswa Fakultas Kedokteran  Unjani angkatan  2009. Penelitian menggunakan metode metode eksperimental yang di analisis menggunakan uji T Independen. Jumlah sampel sebanyak 14 orang  dengan metode purposive sampling, kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 7 orang latihan fisik dua kali per minggu, dan 7 orang latihan fisik empat kali per minggu. Pengukuran Vo2  maks dengan menggunakan metode cooper test sebelum dan sesudah latihan fisik (lari) selama 7 minggu, kemudian dianalisis dengan menggunakan SPSS Uji T versi 17. Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan, hasil perbedaan yang signifikan pada latihan dua dan empat kali perminggu selama tujuh minggu terhadap Vo2 maks sebelum dan sesudah latihan, dan terdapat perbedaan yang signifika antara latihan dua dan empat kali per minggu selama tujuh minggu terhadap Vo2 maks.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.