PERBANDINGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD X, Y, Z BERDASARKAN JENIS KELAMIN DAN PARTISIPASI BIMBINGAN BELAJAR

Kelly Santana, Fransisca I. R. Dewi, Yohanes Budiarto

Abstract


Dalam masyarakat Indonesia, hampir tiga dekade, kursus bimbinan belajar menjadi bagian dari proses belajar, selain sekolah formal. Orang tua mengikutsertakan anaknya dalam bimbingan belajar dengan tujuan supaya prestasi belajar anak menjadi lebih baik. Prestasi belajar merupakan salah satu indikator dari motivasi belajar. Motivasi belajar merupakan prediktor signifikan dari prestasi belajar. Motivasi belajar dibedakan menjadi tiga, yaitu motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik, dan amotivasi. Tujuan penelitian ini untuk menguji perbedaan motivasi belajar siswa berdasarkan jenis kelamin dan partisipasi bimbingan belajar. Partisipan adalah 157 siswa kelas 5 dari tiga sekolah dasar di Jakarta, berusia antara 9-12 tahun. Instrumen penelitian berupa kuesioner motivasi belajar. Setelah melalui uji validitas dan reliabilitas, diperoleh Cronbach’s alpha sebesar 0.727. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki motivasi belajar yang tinggi. Analisis data menggunakan Independent-Samples T Test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar berdasarkan jenis kelamin, t (155) = 2,137, p<0.05. Demikian pula terdapat perbedaan motivasi belajar berdasarkan partispasi bimbingan belajar, t (155) = 2.058, p<0.05.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.