GAMBARAN LEARNED HELPLESSNESS WANITA TUNA SUSILA YANG MENGALAMI KEKERASAN

Yulya Indah, Sandi Kartasasmita

Abstract


Wanita tuna susila seringkali dihadapkan pada hal-hal yang sulit dan berat untuk dijalani, termasuk label-label tidak menyenangkan yang melekat, perbedaan tingkatan sosial, hingga kekerasan yang didapatkan dari orang-orang sekitar lingkungan. Wanita tuna susila mengaku tidak berdaya apa-apa untuk menolak realitas tersebut. Segala rasa tidak berdaya dan tidak adanya bantuan ini menunjukkan helplessness dari para wanita tuna susila (Price, 1978). Penelitian ini bertujuan memberi gambaran helplessness di balik peranan para wanita tuna susila dalam menghadapi kemalangan dan pengalaman tidak menyenangkan yang dilalui. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, dengan wawancara mendalam terhadap tiga orang wanita yang menjadi wanita tuna susila serta yang mengalami kekerasan namun masih menjalani hidup dalam dunia wanita tuna susila. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para partisipan mengalami helplessness sebagai dampak kegagalan atas usaha yang dilakukan dan tidak adanya bantuan akibat label negatif wanita tuna susila, menyebabkan tumpulnya motivasi, penurunan kognitif, dan gangguan emosional pada para partisipan.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.