HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN PERILAKU AGRESI PADA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Olga Patricia Ritung, Naomi Soetikno

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara penerimaan diri dengan perilaku agresi pada remaja di sekolah menengah pertama. Perilaku agresi merupakan suatu perilaku yang disadari atau disengaja oleh seseorang yang dilakukan dalam bentuk verbal maupun fisik serta bertujuan untuk menyakiti atau merugikan orang lain sehingga menyebabkan rasa sakit dan trauma, baik secara fisik maupun psikis. Penerimaan diri merupakan gambaran diri seseorang secara positif dan mengakui kelebihan maupun kekurangannya, serta memahami keinginan dan kemauan dalam dirinya dalam bentuk pandangan yang objektif. Subyek penelitian adalah remaja awal berusia 12 sampai dengan 15 tahun. Penelitian dilakukan pada 370 subyek yang bersekolah di SMP yang berada di wilayah Jabotabek. Setelah dilakukan uji normalitas dan didapatkan distribusi data kedua variabel, baik penerimaan diri maupun perilaku agresi tidak normal maka untuk mencari ada atau tidaknya hubungan tersebut penelitian ini menggunakan metode uji korelasi Chi Square. Hasil analisis data menggunakan uji korelasi Chi Square menunjukkan bahwa agresi emosional/hostile memiliki nilai Chi Square = 611.440 dan p = .000. Agresi fisik memiliki nilai Chi Square = 1266.656 dan p = .000. Hasil penelitian diperoleh terdapat hubungan positif antara penerimaan diri dengan perilaku agresi, baik indikator agresi emosional/hostile dan agresi fisik pada remaja.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.